GARRACK Meluncurkan Jam Tangan Mekanis Ghost in the Shell x Raden Craft yang Terinspirasi dari Fuchikoma pada 31 Juli

Diterbitkan: 15 Juli 2026
GARRACK Meluncurkan Jam Tangan Mekanis Ghost in the Shell x Raden Craft yang Terinspirasi dari Fuchikoma pada 31 Juli

GARRACK, sebuah jenama gaya hidup kolaborasi karakter, siap merilis jam tangan mekanis buatan Jepang yang memadukan The Ghost in the Shell dengan kerajinan tradisional Jepang Raden (ukiran mutiara). Pra-pemesanan dibuka pada 17 Juli, dengan penjualan dimulai pada 31 Juli 2026.

Halaman produk khusus: https://world-wide-watch.jp/s/garrack/feature/koukaku2026/

Dial jam ini menciptakan kembali Fuchikoma, think tank berteknologi AI yang muncul dalam The Ghost in the Shell, menggunakan Raden, sebuah kerajinan tradisional yang memanfaatkan lapisan mutiara dari cangkang kerang.

Desainnya menangkap sosok Fuchikoma jika dilihat dari depan, menerjemahkan detail seperti roda dan lengannya ke dalam bagian-bagian jam tangan.

Mengambil inspirasi dari konsep "tubuh prostetik" yang disarankan oleh kata "Shell" dalam judulnya, jam tangan ini mengadopsi Raden, kerajinan tradisional yang dikenal karena kilau misterius dari cangkang.

Setiap dial diselesaikan dengan cermat menggunakan tangan oleh pengrajin, memungkinkan keindahan Raden berubah seiring sudut cahaya. Tidak ada dua bagian yang identik, menjadikan setiap jam tangan barang yang unik.

Fitur Produk

① Dial menciptakan kembali Fuchikoma seperti yang terlihat dari depan menggunakan teknik Raden. Open heart yang ditempatkan pada bagian lengan kanan mengekspresikan manipulator saat bergerak.

② Indeks dirancang untuk membangkitkan roda Fuchikoma.

③ Jarum jam mewakili lengan Fuchikoma.

④ Bagian belakang casing yang transparan menampilkan logo The Ghost in the Shell.

Detail Produk

Nama Produk: Jam Tangan Mekanis The Ghost in the Shell S-MEISTER Model Fuchikoma

Nomor Model: SMS-KK-42-FK

Harga: ¥79.200 (termasuk pajak)

Mesin: Otomatis (Mesin MIYOTA)

Tali: Kulit

Ketahanan Air: 5 ATM

Ukuran Casing: 42 x 42mm

Catatan

Karena sifat kerajinan Raden, terdapat perbedaan individu dalam warna dan pola, dan penampilannya berubah tergantung pada pantulan cahaya. Karena cangkang diaplikasikan dengan tangan oleh pengrajin, polanya juga bervariasi antar produk.

Kerajinan Tradisional: Raden (Ukiran Mutiara)

Raden adalah teknik tradisional di mana lapisan mutiara dari kerang seperti abalon dicukur hingga lapisan yang sangat tipis dan digunakan untuk menghias kerajinan pernis. Di Kota Takaoka, Prefektur Toyama, teknik ini telah lama dikenal sebagai "Aogai-nuri" dan telah diwariskan sebagai teknik representatif dari pernis Takaoka.

Karena Raden menggunakan bahan alami, setiap bagian membawa kilau unik yang hanya bisa dihasilkan oleh cangkang alami.

Jam tangan ini menggunakan teknik Raden, dengan setiap dial diselesaikan dengan cermat satu per satu sepenuhnya dengan tangan oleh seorang pengrajin.

Pengrajin Pernis Takaoka: Pengrajin Generasi Keempat Musashigawa Craft Studio, Takeshi Musashigawa

Pernis Takaoka melacak asal-usulnya hingga tahun 1609, ketika Toshinaga Maeda, penguasa domain Kaga, membuka kota Takaoka dan mendorong produksi barang-barang sehari-hari. Sejak itu, teknik ini telah diwariskan sebagai kerajinan tradisional yang ditetapkan secara nasional.

Musashigawa Craft Studio, yang didirikan pada tahun 1910, telah mewarisi teknik tradisional ini dari generasi ke generasi. Pengrajin generasi keempat Takeshi Musashigawa aktif sebagai pengrajin tradisional muda, mengadaptasi pola tradisional untuk aplikasi kontemporer dan mengeksplorasi kombinasi baru Raden dengan produk yang lebih kasual.

Untuk proyek ini, Musashigawa bekerja sama dengan GARRACK untuk menerapkan teknik Raden tingkat lanjut dan mengekspresikan desain Fuchikoma pada dial. Menggunakan banyak bagian halus, desain ini termasuk di antara karya paling menantang secara teknis yang pernah dibuat oleh Musashigawa. Dengan menerapkan potongan cangkang tipis satu per satu dengan tangan untuk mereproduksi pola rumit karakter tersebut, karya ini menyatukan tradisi dan desain kontemporer dalam satu jam tangan yang istimewa.

Karya yang diciptakan dari bahan alami dan keahlian tangan dikatakan dapat mempertahankan keindahannya selama 100 tahun.

Cara Pembuatan Dial Raden

1 | Pemolesan

Cangkang dipotong dan dipoles hingga ketebalan sekitar 0,1mm.

2 | Pewarnaan

Cangkang yang dipoles diwarnai dari bagian belakang permukaan yang berkilau.

3 | Pemotongan

Cangkang dipotong halus menjadi bagian-bagian individual yang sesuai dengan desain.

4 | Aplikasi Pernis

Dial dasar dilapisi dengan pernis.

5 | Dekorasi

Lem kulit hewan diaplikasikan pada dial yang sudah dipernis, dan potongan cangkang yang sudah dipotong diaplikasikan dengan tangan satu per satu.

6 | Penyelesaian

Lapisan akhir diaplikasikan, dan setiap dial diselesaikan dengan cermat secara individu.


Tentang The Ghost in the Shell

Sejak Masamune Shirow pertama kali menerbitkan komik aslinya di Young Magazine Kaizokuban, edisi khusus yang diterbitkan oleh Kodansha, pada tahun 1989, seri Ghost in the Shell telah berkembang melalui berbagai karya — termasuk film Ghost in the Shell karya sutradara Mamoru Oshii (1995), seri animasi, dan film live-action Hollywood — memikat penggemar di seluruh dunia sebagai tonggak sejarah genre cyberpunk.

Musim anime TV baru dari seri ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2027, menarik perhatian dari banyak penggemar.