Logo YouTube Bertema Hatsune Miku pada 9 Maret — Program Spesial “MIKU TONIGHT!” Juga Dirilis

Diterbitkan: 10 Maret 2026
Logo YouTube Bertema Hatsune Miku pada 9 Maret — Program Spesial “MIKU TONIGHT!” Juga Dirilis

Pada 9 Maret 2026 — tanggal yang telah lama dirayakan penggemar sebagai “Hari Miku” berkat permainan kata fonetik “39” yang terdengar seperti “Miku” dalam bahasa Jepang — logo halaman utama YouTube berubah menjadi Yoodle bertema Hatsune Miku khusus hanya untuk satu hari.

Logo dan animasi Yoodle dibuat oleh ilustrator Omutatu, yang menggambarkan Hatsune Miku sebagai perangkat lunak sintesis suara yang menjadi hidup, menyanyikan lagu-lagu yang dibuat oleh kreator musik dan menyampaikannya ke dunia. Mengeklik Yoodle bertema Miku di halaman utama YouTube memunculkan daftar putar yang dikurasi secara khusus yang juga dirilis pada hari yang sama. Ilustrasi Karakter Piapro — nama kolektif untuk penyanyi virtual Crypton Future Media termasuk Hatsune Miku, Kagamine Rin, Kagamine Len, Megurine Luka, MEIKO, dan KAITO — yang ditampilkan di bagian atas daftar putar juga merupakan karya yang baru digambar oleh Omutatu.

Ilustrasi Karakter Piapro oleh Omutatu

Sebagai bagian dari inisiatif ini, sebuah program khusus yang dipandu oleh Hatsune Miku sendiri, “MIKU TONIGHT!” (https://youtu.be/LeSkX_1w28g), juga diterbitkan di YouTube. Program ini menampilkan tiga kreator yang aktif baik di Jepang maupun internasional — Pinocchio-P, SAWTOWNE, dan DECO*27 — bersama dengan CEO Crypton Future Media Hiroyuki Ito, yang dikenal sebagai “pencipta Hatsune Miku.” Program ini meninjau kembali budaya ko-kreasi yang berkembang menjadi gerakan global setelah debut Hatsune Miku, yang sekarang dikenal luas sebagai “budaya VOCALOID,” dan menawarkan perspektif tentang ke mana arahnya.

Dalam komentar yang diposting di Blog Resmi YouTube, CEO Hiroyuki Ito merefleksikan apa yang membuat Hatsune Miku unik:

Hatsune Miku memiliki dua aspek. Salah satunya adalah sebagai perangkat lunak produksi musik yang mensintesis suara nyanyian ketika lirik dan melodi dimasukkan. Yang lainnya adalah sebagai karakter yang diilustrasikan pada kemasan perangkat lunak. Memiliki kedua aspek ini pada saat yang sama memungkinkan Hatsune Miku untuk berkembang menjadi gerakan di mana karya kreatif yang mencakup berbagai genre — musik, ilustrasi, video, dan lainnya — diproduksi secara bersamaan dan organik.

YouTube telah memainkan peran penting dalam mendukung gerakan ini. Ini bukan hanya tempat bagi kreator untuk mempresentasikan karya mereka, tetapi juga tempat untuk menyebarkan karya mereka, tempat bagi kreator dan penggemar untuk berkomunikasi, dan bahkan tempat bagi kreator untuk mendapatkan kompensasi atas karya mereka. Ini dapat disebut sebagai ekosistem yang mendukung gerakan kreatif ini.

Saya akan sangat senang jika rilis Yoodle pada hari istimewa yang dikenal di kalangan penggemar sebagai “Hari Miku” mengarah pada perhatian lebih untuk Hatsune Miku dan karya para kreatornya.

— Hiroyuki Ito, CEO, Crypton Future Media, Inc.

“Yoodle” mengacu pada fitur di mana logo halaman utama YouTube untuk sementara diubah menjadi desain khusus yang terkait dengan tema tertentu untuk jangka waktu terbatas.

Tentang Hatsune Miku

Hatsune Miku adalah perangkat lunak sintesis suara yang dikembangkan oleh Crypton Future Media pada tahun 2007, yang mampu bernyanyi ketika lirik dan melodi dimasukkan. Karakter yang digambarkan pada kemasan perangkat lunak, yang dapat dikenali dari rambut twintail birunya, menjadi fenomena budaya karena sejumlah besar lagu yang dibuat dengan perangkat lunak tersebut diposting secara online, memicu rantai karya kreatif termasuk ilustrasi, tarian, dan lainnya. Saat ini Hatsune Miku juga tampil sebagai “penyanyi virtual” di berbagai konteks.

Di Jepang, acara “Hatsune Miku: Magical Mirai” — yang menggabungkan konser live dengan pameran kreatif — telah menarik lebih dari 580.000 pengunjung secara kumulatif sejak 2013, dengan pertunjukan tahun 2026 yang direncanakan di Osaka, Tokyo, dan Hamamatsu. Secara internasional, seri tur dunia “HATSUNE MIKU EXPO” telah menyelesaikan lebih dari 120 pertunjukan di 50 kota, termasuk tur Asia pertama pada November 2025. Tur Amerika Utara dan Eropa dijadwalkan pada tahun 2026.

Tentang VOCALOID

Istilah VOCALOID awalnya mengacu pada teknologi sintesis suara dan perangkat lunak terkait yang dikembangkan oleh Yamaha Corporation pada tahun 2003, yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan bagian vokal dari sebuah lagu hanya dengan memasukkan lirik dan informasi melodi. Saat ini istilah “voca-song” (ボカロ曲) secara luas digunakan untuk menggambarkan musik yang diproduksi menggunakan perangkat lunak sintesis suara — termasuk perangkat lunak yang tidak menggunakan teknologi VOCALOID — dan “VOCALOID” terkadang digunakan sebagai nama genre di dunia musik.

“VOCALOID” dan “Vocaloid” adalah merek dagang terdaftar dari Yamaha Corporation.