Pertunjukan Bunraku April kini tengah berlangsung di National Bunraku Theatre, setelah dibuka pada 4 April. Pertunjukan berlangsung hingga Minggu, 26 April.
Bagian 1 dan 2 mempersembahkan Sugawara Denju Tenarai Kagami (Sugawara dan Rahasia Kaligrafi), salah satu dari tiga mahakarya utama teater boneka ningyo joruri, merayakan ulang tahun ke-280 pementasannya. Kisah ini menganyam tragedi Sugawara no Michizane — yang disucikan sebagai "Dewa Pembelajaran" — yang diasingkan ke Dazaifu akibat tipu daya rivalnya Fujiwara no Tokihira, dengan perjuangan tiga saudara kembar Umeoumaru, Matsuomaru, dan Sakuramaru, putra-putra pelayan setia Shirokudayu, yang terkoyak antara kewajiban dan ikatan keluarga. Bagian 3 menampilkan Futari Kamuro, tarian yang memesona dan semarak, serta Babak Empat dari Hiragana Seisuiki, karya sejarah berskala besar yang diambil dari Perang Genpei.
Bagian 1: Sugawara Denju Tenarai Kagami
(Michiyuki Kotoba no Amagatae, Kuruma Biki no Dan, Chasen Zake no Dan, Kenka no Dan, Sosho no Dan, Sakuramaru Seppuku no Dan)
Sugawara Denju Tenarai Kagami menggambarkan intrik politik Fujiwara no Tokihira yang menyebabkan pengasingan Sugawara no Michizane (disebut dalam lakon sebagai Kan Shojo), beserta nasib malang tiga kembar Shirokudayu — Umeoumaru, Matsuomaru, dan Sakuramaru — yang terjepit antara kesetiaan kepada tuannya dan ikatan persaudaraan mereka.



Bagian 1 dibuka dengan "Michiyuki Kotoba no Amagatae" — yang untuk pertama kalinya dipentaskan di National Bunraku Theatre — di mana Sakuramaru, si bungsu dari tiga kembar, menyamar sebagai penjual permen dan mengawal Pangeran Tokiyo (adik laki-laki Kaisar) serta putri angkat Kan Shojo, Kariya-hime, dalam perjalanan mereka ke Haji no Sato. Cinta terlarang mereka menjadi pangkal kecurigaan yang jatuh kepada Kan Shojo, beban berat yang menghantui Sakuramaru dan menjerumuskannya ke jalan yang tragis.
Dengan tuannya yang telah pergi, Umeoumaru dan Sakuramaru kehilangan tuan mereka, sementara Matsuomaru telah mengabdi kepada musuh mereka, Fujiwara no Tokihira. Ketika para saudara berkumpul untuk merayakan ulang tahun ketujuh puluh ayah mereka, perselisihan lama meledak menjadi pertengkaran, dan Matsuomaru menyatakan putus hubungan dengan keluarga — meski perasaan sejatinya tetap tersembunyi.
Nasib apa yang menanti orang tua dan ketiga putra mereka yang terseret dalam pergolakan politik?
Bagian 2: Sugawara Denju Tenarai Kagami
(Kita Saga no Dan, Terairi no Dan, Terakoya no Dan)



Bagian 2 dimulai dengan "Kita Saga no Dan" — yang juga merupakan debut di National Bunraku Theatre — berlatar di pertapaan terpencil di Kita Saga tempat istri Kan Shojo bersembunyi. Namun di sini pun, anak buah Tokihira terus memperketat kepungan; istri Sakuramaru, Yae, dibunuh dan sang nyonya dibawa pergi. Adegan ini menjadi pendahuluan penting bagi "Terakoya no Dan" yang sering dipentaskan, memperdalam pemahaman penonton akan kesedihan dan emosi yang akan hadir.
Dalam "Terakoya no Dan," murid Kan Shojo bernama Takebe Genzo menyembunyikan putra Kan Shojo, si kecil Kan Shusai, di sekolah desa miliknya. Demi melindunginya, Genzo menghadirkan seorang murid baru bernama Kotaro sebagai pengganti. Lalu Matsuomaru tiba untuk melakukan inspeksi...
Setelah ketegangan yang mencekam, kebenaran di balik tindakannya pun terungkap — membangun klimaks yang sangat mengharukan.
Bagian 3: Futari Kamuro dan Hiragana Seisuiki

Futari Kamuro adalah karya tari yang berlatar di kawasan hiburan Shimabara di Kyoto. Dua kamuro muda — gadis-gadis magang yang mengenakan kimono berwarna-warni — bermain bulu tangkis dan bola sambil menyanyikan kesulitan hidup mereka di kawasan tersebut. Larut dalam kehangatan musim semi, semangat mereka tampak bangkit. Karya ini mengabadikan kualitas polos namun getir dari gadis-gadis ini dengan latar kawasan hiburan yang semarak.
Kamuro (禿) adalah gadis muda yang melayani dan mendampingi seorang gisik bertingkat tinggi, belajar tata krama dan seni sebagai persiapan bagi masa depannya sendiri di kawasan tersebut.

Hiragana Seisuiki mengambil judulnya dari konsep mengalihaksarakan Genpei Seisuiki ke dalam hiragana biasa — membuat kisah Perang Genpei dapat diakses oleh semua kalangan. Berlatar di antara kampanye Yoshitsune melawan Kiso Yoshinaka dan Pertempuran Ichi-no-Tani, karya ini mendramatisasi kesetiaan Higuchi Jiro Kanemitsu dan kisah cinta antara Kajiwara Genta Kagemasa dan pembantunya Chidori (yang kemudian menjadi gisik bernama Umegae). Pertunjukan ini menyajikan Babak Empat, berpusat pada pengabdian teguh Umegae kepada Genta, yang dipermalukan setelah kalah dalam perlombaan menyeberangi Sungai Uji.
Setelah kekalahan, Genta diusir oleh keluarganya dan melarikan diri bersama Chidori ke Provinsi Settsu. Ia bersembunyi di rumah Tsuji Hoin di Kashima no Sato, sementara Chidori menjadi gisik di sebuah tempat usaha di dekat Kanzaki, mengambil nama Umegae.
Di tempat usaha Chinenoya yang ramai di Kanzaki, Umegae berjuang keras mengumpulkan uang untuk menebus baju besi Genta yang digadaikan — kunci untuk bergabung kembali dengan pasukan Yoshitsune. Didorong oleh keputusasaan, ia berdoa memohon mukjizat tanpa mengindahkan konsekuensinya, dan mukjizat itu pun tiba — meski membawa ketegangan baru dalam hubungan mereka. Ketika rahasia di balik mukjizat itu terungkap, Genta mengenakan baju besinya dan berangkat bertempur dengan ranting prem terselip di tempatnya memanah.
Detail Pertunjukan
Pertunjukan Bunraku April (National Bunraku Theatre)
Program dan Jadwal Pertunjukan
Bagian 1 — Pukul 11.00 (berakhir sekitar pukul 14.20)
Sugawara Denju Tenarai Kagami
- Michiyuki Kotoba no Amagatae
- Kuruma Biki no Dan
- Chasen Zake no Dan
- Kenka no Dan
- Sosho no Dan
- Sakuramaru Seppuku no Dan
Bagian 2 — Pukul 15.00 (berakhir sekitar pukul 17.00)
Sugawara Denju Tenarai Kagami
- Kita Saga no Dan
- Terairi no Dan
- Terakoya no Dan
Bagian 3 — Pukul 17.30 (berakhir sekitar pukul 20.05)
Futari Kamuro
Hiragana Seisuiki
- Tsuji Hoin no Dan
- Kanzaki Ageyano Dan
- Oku Zashiki no Dan
Tiket (harga seragam, sudah termasuk pajak)
| Bagian | Umum | Pelajar |
|---|---|---|
| Bagian 1 | ¥6.700 | ¥4.700 |
| Bagian 2 | ¥6.000 | ¥4.200 |
| Bagian 3 | ¥6.000 | ¥4.200 |
Diskon Paket Sugawara (Bagian 1 & 2 dibeli sekaligus): ¥12.000
Penyandang disabilitas beserta satu pendamping mendapat diskon 20% (tidak dapat digabungkan dengan diskon lain). Diskon pelajar dan disabilitas juga tersedia untuk pembelian daring.
Layanan terjemahan teks tersedia selama pertunjukan. Buku komentar (termasuk libretto lengkap, ¥700) dan panduan earphone komentar simultan (sewa ¥800) juga tersedia, sehingga pertunjukan dapat dinikmati bahkan oleh penonton Bunraku pertama kali.
Pemesanan Tiket
National Theatre Ticket Center
- Pemesanan telepon (pukul 10.00–18.00): 0570-07-9900 / 03-3230-3000 (beberapa telepon IP)
- Pemesanan daring: https://ticket.ntj.jac.go.jp/
Detail pertunjukan lengkap: https://www.ntj.jac.go.jp/schedule/bunraku/2026/2026bunraku04/