Weekend Max Mara meluncurkan koleksi khas musim gugur/dingin 2026, "Into the Forest: A Weekend with Robert Rabensteiner."
Proyek ini mewujudkan estetika "oksimoron" yang memadukan dua dunia yang kontras: alam dan kota, waktu tenang di pegunungan Alpen, dan malam-malam yang diwarnai oleh acara budaya. Koleksi ini lahir dari kolaborasi dengan penata gaya dan mantan editor-at-large L'Uomo Vogue, Robert Rabensteiner. Dikenal sebagai salah satu sosok paling berpengaruh dalam dunia busana pria, Rabensteiner diakui karena gaya khasnya yang menggabungkan keanggunan eklektik dengan kecanggihan yang santai dan tanpa usaha.
"Into the Forest: A Weekend with Robert Rabensteiner" adalah koleksi gaya hidup yang dikurasi dengan cermat bagi para wanita yang berpindah dengan ringan di antara dua dunia: ketenangan pegunungan dan semarak budaya di kota-kota bersejarah. Dibalut dalam keanggunan bersahaja yang berakar pada tradisi pegunungan, koleksi ini mencerminkan akar Rabensteiner sendiri, merajut berbagai elemen dalam harmoni alami. Di sini, Rabensteiner menggambarkan sosok wanita yang cerdas sekaligus penuh rasa ingin tahu, seseorang yang mencintai alam dalam berbagai bentuk, mulai dari mendaki di hutan hingga mengendarai sepeda motor atau bepergian dengan mobil van kemping.
"Hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah seorang wanita yang menjamu teman-temannya di meja yang ditata dengan indah di tengah hutan. Bagi saya, itu adalah hal paling elegan yang bisa Anda lakukan. Ini memadukan sisi maskulin dan feminin, memberikan sentuhan modern pada karya-karya klasik," ujar Rabensteiner.
Koleksi ini juga mengambil inspirasi dari keanggunan klasik dan ketahanan mantel tradisional Alpen Austria. Koleksi ini mengambil tiga elemen simbolis dari mantel tersebut — tekstur melange yang ikonik, siluet yang terlihat pada lengan cup dan lipatan terbalik, serta palet warna yang berpusat pada warna hijau — dan menafsirkannya kembali untuk masa kini. Rabensteiner memadukan cerita rakyat, pakaian kerja, gaya mendaki, dan glamor malam hari untuk melengkapi dunianya yang khas.
Wol felt adalah bahan utama. Mantel wol ganda yang dijahit tangan dan gaun ramping berwarna merah dan biru dipadukan dengan rok midi bervolume, celana panjang potongan lurus, dan sweter nelayan yang lengkap untuk menyempurnakan penampilan. Palet warnanya berpusat pada hijau, biru tua, biru pucat, dan cokelat chestnut, dengan aksen merah, ungu, dan kuning kari. Bahannya meliputi katun, wol Irlandia, kulit, serta detail mewah dari beludru dan sutra. Alih-alih sekadar penggabungan gaya, ini adalah lemari pakaian yang cerdas dan esensial yang beralih dengan mulus dari waktu introspeksi di alam ke kegembiraan budaya di kota. Setiap potongan membawa karakter ganda, dan melapisinya menciptakan keanggunan yang tak tergoyahkan.
Koleksi ini tersedia di toko Weekend Max Mara di seluruh negeri dan di toko daring resmi.
Toko daring resmi: https://jp.maxmara.com/editorial/weekend-maxmara
Produk Unggulan

Sweter Nelayan — ¥81.400 (termasuk pajak)

Rok Katun Satin — ¥67.100 (termasuk pajak)

Blus Sutra — ¥81.400 (termasuk pajak)

Gaun Wol — ¥95.700 (termasuk pajak)

Celana Wol — ¥79.200 (termasuk pajak)

Gaun Sutra Kerah Tinggi — ¥138.600 (termasuk pajak)

Mantel Wol Panjang — ¥174.900 (termasuk pajak)

Mantel Wol Pendek — ¥148.500 (termasuk pajak)