Stempel goshuin edisi terbatas yang dirancang oleh seniman grafis Yuki Koishikawa akan didistribusikan di Kuil Takejinja di Kota Meiwa, Prefektur Mie, untuk memperingati persembahan tamagushi oleh Saio selama prosesi Festival Saio ke-43 pada 6 Juni 2026.
Revitalisasi Lokal yang Berpusat pada Kuil Takejinja
Banyak kuil di seluruh Jepang menghadapi tantangan akibat penurunan jumlah jemaat dan melemahnya ikatan komunitas. Kuil Takejinja (terletak di 2757-2 Saiku, Kota Meiwa, Distrik Taki, Prefektur Mie) sempat sepi hingga tahun 2020, dengan kantor administrasinya yang tetap tutup. Namun, sejak tahun tersebut, anggota komunitas lokal mulai mengambil peran aktif dalam merevitalisasi kuil, mengambil tanggung jawab seperti memelihara area kuil, mengelola hana-chozuya (bejana air yang dihiasi bunga), dan mendistribusikan stempel goshuin. Upaya yang dipimpin komunitas ini secara bertahap menarik pengunjung dari luar prefektur.
Sejak 2022, upaya tersebut diperluas mencakup perencanaan goshuin, berbagi informasi, dan memanfaatkan hutan di sekitar kuil — semuanya bertujuan untuk mempertahankan operasional kuil sambil memperdalam hubungan antara kuil dan masyarakat di luar komunitas sekitar.
Ibadah di Kuil Takejinja Selama Prosesi Saio
Selama Festival Saio ke-43 tahun ini, Saio akan melakukan persembahan tamagushi di Kuil Takejinja sebagai bagian dari prosesi Saio Gunko. Secara historis, upacara ritual di Saiku (kediaman kekaisaran Saio) diyakini telah diadakan di bekas lokasi Kuil Takejinja, yang terletak sekitar 1 km di sebelah barat kuil saat ini. Selain itu, area kuil yang sekarang dianggap pernah menjadi lokasi istana Saio. Mengingat hubungan historis ini, stempel goshuin khusus telah dirancang untuk mengajak pengunjung merenungkan ikatan antara Saio dan Kuil Takejinja.
Goshuin Edisi Terbatas Rancangan Yuki Koishikawa
Goshuin edisi terbatas ini dirancang oleh Yuki Koishikawa, seorang desainer pola, seniman grafis, pengarah seni, dan fotografer yang bekerja di berbagai bidang kreatif, termasuk desain persembahan kuil. Koishikawa menghadiri pertunjukan "Saiku Dedicated Torch Noh" pada November 2023 dan mengunjungi Kuil Takejinja, di mana ia sangat tersentuh oleh sejarah dan suasana tenang area Saiku. Ia sebelumnya pernah merancang tablet persembahan "Saiku Ema" untuk kuil tersebut.

Koishikawa berbagi hal berikut mengenai desainnya:
"Saat pertama kali mengunjungi Kuil Takejinja, saya sangat tersentuh oleh kehadiran yang tenang dan sakral yang masih terasa di area Saiku.
Untuk goshuin ini, saya bertujuan untuk mengekspresikan dunia Festival Saio yang anggun serta doa dan tradisi yang telah dibawa oleh Kuil Takejinja selama berabad-abad, dengan cara yang terasa mudah didekati oleh pengunjung saat ini.
Saya berharap melalui goshuin ini, mereka yang mengunjungi kuil akan merasakan hubungan dengan kisah Saio dan Kuil Takejinja, serta menemukan keindahan sejarah dan budaya Kota Meiwa."
Kuil Takejinja — Goshuin Festival Saio
- Periode: Sabtu, Minggu, dan hari bulan purnama mulai 6 Juni 2026 (selama persediaan masih ada)
- Lokasi: Kantor administrasi Kuil Takejinja
- Jam Operasional: 10:00 hingga 15:00 (pada hari Festival Saio, Sabtu 6 Juni, dan Doa Bulan Purnama pada Selasa 30 Juni, jam operasional diperpanjang hingga 10:00 hingga 19:00)
Tentang Kuil Takejinja
Kuil Takejinja didirikan pada tahun 1911 (Meiji 44) melalui penggabungan 25 dewa yang disemayamkan di seluruh bekas Desa Saiku. Awalnya terletak di Takekawa, kuil ini kemudian dipindahkan ke lokasinya saat ini, yang sebelumnya menampung sebuah nonomiya (hutan sakral). Ekskavasi arkeologis di area sekitar telah menemukan sisa-sisa deretan pagar berskala besar dan bangunan bertiang tinggi dari periode Heian, yang menunjukkan bahwa situs tersebut mungkin pernah menjadi istana Saio. Kuil ini juga menyimpan tablet persembahan yang terhubung dengan nyanyian Noh "Ema", yang awalnya disimpan di ema-den (balai tablet persembahan) kuil.