Taman Inggris yang Autentik di Jantung Gunma
Aeris Forest Park bermula sebagai taman pribadi bergaya Inggris sebelum akhirnya diakuisisi dan dikembangkan kembali oleh Pemerintah Kota Ota. Saat ini, taman ini beroperasi sebagai taman Inggris berskala penuh yang telah menjadi tujuan favorit bagi warga lokal maupun wisatawan.
Area taman ditanami sekitar 300 semak mawar yang mencakup kurang lebih 100 varietas. Jalan setapak berlapis bata, gerbang lengkung mawar, dan tanaman hijau yang rimbun menciptakan lanskap yang terasa seperti adegan yang diangkat langsung dari film luar negeri, dan tersedia banyak spot fotogenik di seluruh area taman.
Mawar yang Sedang Mekar Sempurna — dan Intipan di YouTube
Mawar di dalam taman ini mencapai puncak mekarnya pada pertengahan bulan Mei. Bunga berwarna merah, putih, merah muda, kuning, dan oranye memenuhi taman secara bersamaan, dan selama musim puncak, seluruh taman diselimuti oleh aroma harumnya yang manis.
Saluran YouTube resmi Kota Ota telah menerbitkan video pendek yang menangkap suasana taman yang dipenuhi mawar saat mekar sempurna:
Lihat taman saat mekar sempurna


Tiket Masuk Gratis di Lokasi yang Relatif Tenang


Meskipun merupakan taman yang dikembangkan secara penuh, tiket masuknya benar-benar gratis. Pengunjung saat ini relatif tidak terlalu ramai, sehingga pengunjung dapat berjalan-jalan santai dengan tenang tanpa merasa terburu-buru. Bagi Anda yang ingin beristirahat sejenak dari hiruk pikuk kota dan menikmati bunga serta tanaman hijau di tempat yang santai, Aeris Forest Park sangat layak untuk dikunjungi.
Informasi Fasilitas
Aeris Forest Park
- Alamat: 459 Nitta Ichinoi-machi, Kota Ota, Prefektur Gunma
- Tiket Masuk: Gratis
- Jam Operasional: April hingga September: 10.00 – 18.00 / Oktober hingga Maret: 10.00 – 16.00
- Tutup: Senin (jika hari Senin bertepatan dengan hari libur nasional, maka tutup pada hari berikutnya)
- Parkir: Tersedia (gratis)
- Catatan: Hewan peliharaan harus digendong atau diletakkan di dalam kereta dorong khusus hewan peliharaan di dalam taman — berjalan dengan tali penuntun (leash) tidak diperbolehkan.