Bunga Hortensia yang Mekar Sempurna di Kuil Raikoji, yang Dikenal sebagai "Ajisai-dera", di Kawanishi, Hyogo

Diterbitkan: 21 Juni 2026
Bunga Hortensia yang Mekar Sempurna di Kuil Raikoji, yang Dikenal sebagai "Ajisai-dera", di Kawanishi, Hyogo

Sekitar 500 tanaman hortensia dalam nuansa warna biru, merah muda, dan lainnya yang cerah kini sedang mekar sempurna di Kuil Raikoji (2-chome, Higashi-Uneno, Kota Kawanishi, Prefektur Hyogo), sebuah kuil yang disayangi masyarakat dan dikenal sebagai "Ajisai-dera" (Kuil Hortensia). Banyak pengunjung datang untuk mengagumi dan memotret bunga-bunga yang indah tersebut. Tiket masuknya gratis.

Hortensia yang penuh warna mekar di area kuil setiap tahun, dan bunga-bunga tersebut diperkirakan akan tetap mekar hingga awal Juli. Dikatakan bahwa pagi hari adalah saat warna-warnanya terlihat paling cerah, dan para penggemar fotografi sering datang saat fajar untuk mendapatkan hasil foto terbaik.

Varietas utama hortensia yang tumbuh di kuil ini adalah hortensia Barat (西洋あじさい), yang dikenal karena bunganya yang besar, bervolume penuh, dan warnanya yang cerah. Varietas lain seperti "Otafuku" dan "Sumida no Hanabi" juga dapat ditemukan mekar di area tersebut. Hortensia menutupi sekitar sepertiga dari seluruh area kuil, dan karena warna hortensia dipengaruhi oleh komposisi tanah, bunga bernuansa biru mendominasi tempat ini.

Kuil yang Berakar pada Sejarah Lokal

Kuil Raikoji didirikan oleh Genken Sozu (yang dikenal saat kecil sebagai Bijomaru), putra dari Minamoto no Mitsunaka, atas permintaan ibunya, biarawati Honyo.

Pada tahun 1974, Asosiasi Pariwisata Kota Kawanishi menyumbangkan sekitar 100 tanaman hortensia untuk merayakan pembangunan kembali aula utama. Sejak saat itu, mantan kepala kuil dan orang lain merawat tanaman tersebut dengan penuh kasih, berharap dapat memberikan kebahagiaan bagi warga setempat — dan hortensia tersebut pun tumbuh menjadi pemandangan indah yang dilihat pengunjung saat ini.

Kuil ini menarik pengunjung dari dalam maupun luar kota, terus memanjakan siapa pun yang datang untuk menikmati bunga yang cerah. Selama musim puncak, pengunjung juga termasuk para pendaki yang melewati jalur terdekat dan para penyair yang melakukan ginko (jalan kaki untuk menulis haiku) guna mencari inspirasi musiman.

Akses

Kuil Raikoji terletak sekitar 300 meter di barat laut Stasiun Uneno di Jalur Kereta Listrik Nose, sekitar 5–6 menit berjalan kaki. Setelah melewati jalan layang kereta api, pengunjung akan disambut oleh deretan hortensia di kedua sisi tangga yang menuju ke area kuil.