Lokakarya pewarnaan indigo alami akan kembali ke Allbirds Marunouchi pada tanggal 20 Maret (Jumat, hari libur nasional) dan 21 Maret (Sabtu), 2026. Diselenggarakan bekerja sama dengan “Watanabe’s,” sebuah keluarga petani dan pewarna indigo yang berbasis di Kamita-cho, Prefektur Tokushima — tempat kelahiran pewarnaan indigo tradisional Jepang — acara ini menawarkan pengunjung kesempatan untuk mengubah sepatu atau pakaian mereka sendiri menjadi sesuatu yang unik.
Lokakarya ini dirancang dengan gagasan tentang kehidupan berkelanjutan: alih-alih membuang sepatu yang bernoda atau usang, peserta dapat memberikan kehidupan baru dengan mewarnainya dengan warna biru tua dan kaya dari indigo alami. Baik sepatu Allbirds bekas maupun yang baru dapat diwarnai selama acara, dan pakaian serat alami juga diterima.
Indigo alami Watanabe, yang dibudidayakan dari tanaman indigo Jepang (tadeai) yang ditanam dengan sangat hati-hati di Tokushima, menghasilkan warna yang cerah dan sangat jenuh yang tidak dapat ditiru oleh pewarna sintetis. Selama lokakarya, peserta akan mendengar dari instruktur Kenta Watanabe tentang sejarah pewarnaan indigo di Jepang dan proses tradisional di baliknya, sambil mengalami proses pewarnaan secara langsung.
Hadiah Peserta: Patch Wol Merino Spesial

Setiap peserta akan menerima patch buatan tangan yang dibuat oleh instruktur Kenta Watanabe sebagai hadiah. Patch ini dibuat dari sisa potongan kain wol merino premium yang digunakan dalam produk Allbirds — bahan yang seharusnya dibuang — dan telah diwarnai dengan indah dalam indigo alami. Setiap patch mewujudkan semangat kerajinan berkelanjutan, memberikan makna baru pada apa yang mungkin telah dibuang.
Detail Lokakarya

Tanggal: 20 Maret (Jumat, hari libur nasional) dan 21 Maret (Sabtu), 2026, di Allbirds Marunouchi
Waktu Sesi:
- Sesi 1: 11:30 – 12:30
- Sesi 2: 13:00 – 14:00
- Sesi 3: 15:00 – 16:00
- Sesi 4: 16:30 – 17:30
- Sesi 5: 18:00 – 19:00
Biaya: ¥3.850 (termasuk pajak) per item. Jika dua orang mewarnai item yang sama bersama-sama, biayanya adalah ¥3.850 secara total.
Reservasi: Pesan melalui halaman reservasi. Walk-in dapat diterima tergantung ketersediaan.
Catatan:
- Barang yang memenuhi syarat untuk diwarnai termasuk produk Allbirds dan Goldwin Group (The North Face, Helly Hansen, Canterbury, icebreaker, dll.), termasuk barang yang dibeli pada hari itu, pakaian yang sudah dipakai, dan sepatu.
- Untuk pakaian, barang-barang ringan seperti T-shirt, kaus kaki, dan topi direkomendasikan.
- Beberapa bahan mungkin tidak menyerap pewarna karena sifat indigo alami.
- Anak-anak dipersilakan; mereka yang berada di sekolah dasar atau lebih muda harus didampingi oleh wali.
- Celemek dan sarung tangan akan disediakan, tetapi peserta dianjurkan untuk mengenakan pakaian dan sepatu yang bisa terkena noda.
Tentang Instruktur

Kenta Watanabe (Petani Indigo dan Ahli Pewarna)
Berasal dari Prefektur Yamagata, Kenta Watanabe berbasis di Kamita-cho, Tokushima, sebuah wilayah yang terkenal dengan produksi awa-ai (indigo Tokushima). Dia mengawasi seluruh proses dari awal hingga akhir — membudidayakan tanaman indigo, memproduksi sukumo (indigo yang dikomposkan yang digunakan untuk pewarnaan), menyiapkan bak pewarna, dan menciptakan karya jadi. Berkomitmen untuk melestarikan budaya pewarnaan tradisional Jepang sambil membawanya relevansi baru, Watanabe aktif baik di Jepang maupun internasional. Filosofinya berpusat pada barang-barang buatan tangan yang terintegrasi secara alami ke dalam kehidupan sehari-hari, dengan setiap nuansa biru merupakan produk sampingan dari dedikasi untuk setiap langkah proses dan setiap orang yang terlibat.