Hanayashiki Asakusa, taman hiburan tertua di Jepang yang terletak di Asakusa, Tokyo, akan membuka kembali area atapnya pada 20 Maret 2026 (Jumat, hari libur nasional). Ruang yang direnovasi ini mengambil inspirasi dari asal-usul taman ini — didirikan pada tahun 1853 sebagai taman bunga bernama “Hanayashiki,” yang kemudian berkembang menjadi taman hiburan yang dicintai seperti sekarang ini.
Atap yang diperbarui dikelilingi oleh 87 (dibaca “hana,” yang berarti “bunga” dalam bahasa Jepang) varietas tanaman dan tanaman hijau, sebagai penghormatan kepada akar bunga taman ini. Dari atap, pengunjung dapat menikmati pemandangan panorama taman dan Kuil Senso-ji di dekatnya, menjadikannya tempat fotografi baru untuk dinikmati. Area ini juga dapat berfungsi sebagai tempat istirahat yang santai atau lokasi makan yang lebih tenang setelah menaiki berbagai wahana taman. Desain dan konstruksi ditangani oleh Daiichi Engei Co., Ltd., spesialis tanaman dan taman yang merayakan hari jadinya yang ke-128.



Acara bertema musim semi yang terkait dengan atap juga direncanakan untuk periode liburan musim semi, dengan rincian yang diharapkan akan diumumkan pada awal Maret.
Bunga Musim Semi Gratis untuk 250 Pengunjung Pertama
Untuk merayakan pembukaan kembali atap, 250 pengunjung pertama ke taman pada tanggal 20 Maret akan menerima bunga musim semi gratis. Tersedia selama persediaan masih ada.


Pohon Peringatan: Sakura Mame-zakura
Sakura Mame-zakura (ceri kerdil) telah ditanam di atap sebagai pohon peringatan. Bahasa bunga untuk varietas ini adalah “keindahan anggun.” Kecil dan bersahaja namun merupakan pertanda musim semi yang jelas, pohon ini dimaksudkan untuk memberikan ketenangan bagi pengunjung sekaligus meningkatkan pesona taman atap yang baru disegarkan.
