BUNDLE GALLERY di Kota Noda, Prefektur Chiba, akan mengadakan pameran "Isamu Noguchi and Geoffrey Bawa: Light and Form Across Borders" (イサム・ノグチとジェフリー・バワ 越境するあかりとかたち) mulai Jumat, 13 November hingga Senin, 23 November 2026 (hari libur nasional). Diselenggarakan oleh BUNDLESTUDIO, pameran ini membawa furnitur dan pencahayaan karya Noguchi dan Bawa ke dalam sebuah rumah yang dirancang pada tahun 1974.
Seorang Pematung dan Seorang Arsitek

Isamu Noguchi
Isamu Noguchi dan Geoffrey Bawa berkarya di bidang yang berbeda, namun tidak ada yang tetap berada dalam kerangka kerja yang ada, dan keduanya menghabiskan hidup mereka untuk mempertanyakan ekspresi mereka sendiri.
Noguchi lahir dari ayah penyair Jepang dan ibu penulis Amerika, serta tumbuh besar di antara kedua negara tersebut. Bawa menempuh pendidikan di Inggris, kemudian kembali ke negara asalnya, Sri Lanka, di mana ia membangun arsitektur khas yang berakar pada iklim tropis.

Geoffrey Bawa. ©Dominic Sansoni, atas izin the Geoffrey Bawa Trust
Keduanya memanfaatkan berbagai budaya di dalam diri mereka sebagai sumber kreativitas, tanpa mereduksinya menjadi salah satu saja. Noguchi memulai dari seni pahat dan memperluas karyanya ke pencahayaan, furnitur, taman, dan ruang publik. Melalui arsitektur, Bawa terus mempertanyakan batasan antara alam dan ciptaan manusia, di dalam dan di luar, serta tradisi dan kontemporer.
Bidang dan tempat mereka tumbuh berbeda, namun penyelenggara melihat adanya tekad bersama yang mengalir dalam karier keduanya: keinginan untuk melampaui kerangka kerja yang ada dan mengubah budaya serta nilai yang berbeda menjadi ciptaan mereka sendiri.
Cahaya yang Menerangi, Bentuk yang Menerima
Cahaya menerangi bentuk dan mengubah tampilan suatu ruang. Bentuk, pada gilirannya, menerima cahaya dan mengubah bagaimana ia terlihat.

Akari (Isamu Noguchi)
AKARI karya Noguchi adalah cahaya buatan yang lembut yang bersinar melalui kertas washi. Cahaya itu sendiri menjadi patung dan menciptakan kehadiran di dalam ruangan. Sebaliknya, dalam arsitektur Bawa, cahaya adalah cahaya alami dan bayangan yang tercipta oleh halaman, koridor, dan atap yang menjorok jauh. Cahaya yang melembutkan sinar matahari yang kuat, membiarkan angin lewat, dan bergeser seiring waktu menyatukan arsitektur, taman, dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Cahaya (akari) dan bentuk bukan sekadar elemen desain. Keduanya juga merupakan titik pertemuan antara ruang dan manusia. Pameran ini melihat karya kedua tokoh tersebut dari sudut pandang akari dan bentuk, serta mengeksplorasi kemungkinan kreatif yang melampaui batas antara seni pahat dan arsitektur, seni dan kehidupan sehari-hari, serta alam dan perilaku manusia.
Tempat Acara: Sebuah Rumah yang Dirancang pada Tahun 1974

Eksterior BUNDLE GALLERY
Tempat acara ini adalah rumah yang dirancang pada tahun 1974 oleh arsitek Ren Sugiki (진来廉), yang belajar di bawah bimbingan Le Corbusier, Jean Prouvé, dan Charlotte Perriand. Cahaya masuk melalui kaca yang dipasang di antara dinding dan atap, dan atapnya terkadang tampak melayang. Lantai interiornya dilapisi dengan batu genshoseki (玄昌石) yang sama dengan terasnya, sehingga bagian dalam dan luar terhubung secara berkesinambungan.

Interior BUNDLE GALLERY
Di ruang tempat rasa bentuk arsitek yang khas ini tetap hidup, furnitur dan pencahayaan yang dirancang oleh Noguchi dan Bawa ditempatkan. Pengunjung dapat melihat ekspresi kedua tokoh tersebut dan pertanyaan yang muncul darinya tidak hanya melalui hubungan antar karya, tetapi juga melalui hubungan mereka dengan arsitektur.
Furnitur dan Pencahayaan yang Dipamerkan
Furnitur dan pencahayaan karya Noguchi, termasuk AKARI, telah diproduksi oleh Vitra dan Herman Miller serta telah dicintai di seluruh dunia selama bertahun-tahun. Furnitur dan pencahayaan karya Bawa mulai diproduksi untuk pertama kalinya pada tahun 2025 oleh Phantom Hands (ファントム・ハンズ).

Sofa No.11 (Geoffrey Bawa)
Desain-desain ini, yang mencapai masa kini setelah rentang waktu yang berbeda, bertemu di ruang hunian Jepang tahun 1970-an.
Pameran ini direncanakan karena, di saat banyak budaya dan ide bersinggungan dan saling memengaruhi, serta ketika kemajuan teknologi termasuk AI semakin memperluas kemungkinan kreatif, penyelenggara ingin sekali lagi terlibat tidak hanya dengan bentuk-bentuk yang telah selesai di masa lalu, tetapi juga dengan tekad orang-orang yang terus mempertanyakan ekspresi mereka sendiri di tengah perubahan.
Hal-hal yang tidak disadari ketika setiap karya dilihat secara terpisah menjadi terlihat melalui hubungan antar karya dan dengan arsitektur. Apa yang dibawa oleh tekad kedua tokoh tersebut, yang bergema melintasi waktu, kepada kita? Kemungkinan apa yang mereka buka bagi kreativitas kita? Pengunjung diundang untuk menemukannya di lokasi.
Buku tentang Isamu Noguchi dan Geoffrey Bawa juga akan dijual selama pameran.
Detail Pameran
Isamu Noguchi and Geoffrey Bawa: Light and Form Across Borders (イサム・ノグチとジェフリー・バワ 越境するあかりとかたち)
- Tanggal: Jumat, 13 November – Senin, 23 November 2026 (hari libur nasional)
- Jam: 12:00 – 17:00 (buka setiap hari selama periode pameran)
- Tempat: BUNDLE GALLERY
- Alamat: 57 Noda, Kota Noda, Prefektur Chiba
- Akses:
- Dengan kereta: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Noda-shi (Tobu Railway)
- Dengan mobil: 40 menit dari Nagareyama IC di Joban Expressway
- Tiket Masuk: ¥1.100 (wajib reservasi di awal)
- Reservasi: https://thewill2026.peatix.com
- Penyelenggara: BUNDLESTUDIO
- Kerja sama khusus: アートモダンジャパン, 五割一分, Phantom Hands (ファントム・ハンズ)
- Kerja sama: album., Vitra, Gallery STILL LIFE, Herman Miller Japan (ハーマンミラージャパン), BUILDING, LIEB BOOKS
- Situs web resmi: https://bundlestudio.jp/
- Instagram: @bundlestudio_japan