Kursus Baru dalam “Mendesain Aroma” — Kursus Kerajinan Dupa Bersertifikasi JCA Diluncurkan di Tokyo dan Osaka

Diterbitkan: 25 Maret 2026
Kursus Baru dalam “Mendesain Aroma” — Kursus Kerajinan Dupa Bersertifikasi JCA Diluncurkan di Tokyo dan Osaka

Sebuah kursus baru yang berfokus pada seni menciptakan dupa akan diluncurkan di Jepang. Japan Candle Association (JCA) akan mulai menawarkan “Kursus Kerajinan Dupa Bersertifikasi JCA” mulai 17 April 2026, dengan kelas yang diadakan di lokasi Tokyo dan Osaka.

JCA, yang dikenal karena karyanya mempromosikan budaya lilin dan “kehidupan dengan cahaya,” memperluas cakupannya untuk mencakup “kehidupan dengan aroma.” Kursus baru ini mendekati dupa bukan hanya sebagai produk wewangian, tetapi sebagai media kerajinan — yang menggabungkan unsur-unsur warna, bentuk, dan desain.

Dari Lilin ke Dupa: Memperluas Kerajinan

JCA sebelumnya telah menawarkan lokakarya dupa satu hari yang menarik minat yang kuat, dengan banyak peserta yang meminta kurikulum yang lebih mendalam. Menanggapi hal tersebut, asosiasi ini mengembangkan kursus komprehensif ini yang mencakup segala hal mulai dari teknik dasar hingga aplikasi yang lebih canggih.

Kursus ini menggabungkan latar belakang JCA dalam kerajinan lilin dengan pengetahuan tentang wewangian, mengusulkan wilayah kreatif baru di mana aroma dapat dirancang bersama estetika visual.



Ikhtisar Kursus

  • Nama kursus: Kursus Kerajinan Dupa Bersertifikasi JCA
  • Tanggal mulai: 17 April 2026 (Jumat)
  • Jumlah sesi: 8 sesi total
  • Durasi per sesi: Kira-kira 2 jam
  • Biaya kuliah: ¥96.000 (belum termasuk pajak)
  • Lokasi: Tokyo / Osaka

Apa yang Dicakup Kursus

Kurikulum disusun untuk membawa peserta dari dasar-dasar dupa hingga keterampilan produksi praktis. Topik meliputi dasar-dasar bahan wewangian, keseimbangan pencampuran, teknik pembentukan, dan pemahaman tentang karakteristik pembakaran. Peserta akan belajar membuat berbagai bentuk — termasuk varietas tablet, kerucut, dan batang — dan mengerjakan tes pembakaran dan penyesuaian sebagai bagian dari kurikulum.

Sepanjang proses, peserta memilih aroma, warna, dan desain mereka sendiri, menghasilkan dupa unik yang dapat mereka bawa pulang. Keterampilan yang dipelajari juga berlaku untuk pengembangan produk, usaha sampingan, atau pembangunan merek. Kursus ini juga membuka kemungkinan untuk menggabungkan dupa dan lilin dalam presentasi atau lokakarya spasial.

Sorotan Kursus

Yang membedakan kursus ini adalah integrasinya antara kerajinan dupa dengan pemikiran desain visual — peserta belajar mengekspresikan dupa melalui warna, bentuk, dan kepekaan estetika, bukan hanya aroma. Kurikulum didasarkan pada pendekatan sadar keselamatan JCA terhadap instruksi kerajinan, sambil menjalin perspektif desain kontemporer bersama budaya wewangian tradisional.

Kursus ini terbuka untuk pemula, dan kurikulum berbasis praktik yang terstruktur memungkinkan peserta untuk membangun keterampilan secara progresif — dari penggunaan hobi hingga pengejaran kreatif.

Diawasi oleh Merek Wewangian Bersejarah

Isi kursus dikembangkan di bawah pengawasan dua merek dupa Jepang yang sudah lama berdiri milik Kameyama Group: Koukandou (didirikan 1883) dan Shouchikudou Koho (didirikan 1940). Kedua merek ini berakar di Pulau Awaji, tempat kelahiran dupa Jepang, dan membawa keahlian mendalam dalam teknik pencampuran tradisional. Kurikulum memadukan keahlian sejarah ini dengan pendekatan modern yang sesuai dengan gaya hidup saat ini.

Untuk Siapa Kursus Ini

  • Seniman dan pencipta lilin
  • Seniman kerajinan tangan
  • Siapa pun yang tertarik dengan aroma dan dupa
  • Mereka yang ingin mempelajari keterampilan kreatif baru

JCA berencana untuk memperluas program sertifikasi dan kursus lanjutan terkait dupa setelah peluncuran ini, bekerja untuk menciptakan budaya yang membawa momen tenang ke dalam kehidupan sehari-hari melalui cahaya lilin dan aroma.