Atas Permintaan Banyak Pihak, Maebashi Menerbitkan Ulang Perjalanan ke Nama Kota Lama Setelah 15 Tahun, Menelusuri Sejarah 44 Kota Lama

Diterbitkan: 4 Agustus 2026
Atas Permintaan Banyak Pihak, Maebashi Menerbitkan Ulang Perjalanan ke Nama Kota Lama Setelah 15 Tahun, Menelusuri Sejarah 44 Kota Lama

Kamar Dagang dan Industri Maebashi, yang berbasis di Maebashi, Prefektur Gunma, telah menerbitkan ulang Kyuchomei e no Tabi (旧町名への旅, "Perjalanan ke Nama Kota Lama"), suplemen khusus untuk buletin Shoko Maebashi yang telah habis terjual dan tidak dicetak lagi sejak publikasi aslinya pada tahun 2011. Edisi kedua yang telah direvisi sekarang tersedia di meja resepsionis di lantai pertama gedung kamar dagang tersebut.

44 nama kota lama di kota Maebashi yang ditampilkan dalam Kyuchomei e no Tabi, terlihat di daftar isi buklet

Buklet ini mengeksplorasi asal-usul 44 nama kota lama—termasuk Kuwamachi, Konya-cho, dan Renjaku-cho—yang menghilang dari kota tersebut setelah perubahan alamat yang dilakukan pada tahun 1960-an dan 1970-an, beserta kehidupan sehari-hari di era tersebut. Bahkan setelah tidak dicetak lagi, pihak kamar dagang terus menerima permintaan antusias dari warga dan perusahaan anggota yang ingin "mempelajari sejarah kembali" dan "mewariskannya ke generasi berikutnya." Sebagai tanggapan, mereka kini menerbitkan ulang buklet tersebut dengan beberapa revisi, terbatas hanya 300 eksemplar.

Latar Belakang: Setengah Abad Setelah Perubahan Alamat Era Showa, Mewariskan Lanskap Asli Kota ke Generasi Berikutnya

Maebashi dulunya adalah rumah bagi banyak nama kota khas yang berakar pada industri lokal, sejarah, dan kehidupan sehari-hari penduduknya. Namun, perubahan alamat yang dilakukan pada tahun 1960-an dan 1970-an menyebabkan banyak nama kota lama ini menghilang.

Untuk mewariskan sejarah lokal yang memudar dan lanskap kota asli ini kepada generasi mendatang dengan tepat, Kyuchomei e no Tabi pertama kali diterbitkan pada tahun 2011, ditulis oleh mendiang 倉地啓仁 dari Masyarakat Riset Nama Tempat Gunma. Buku ini mendapat respons kuat segera setelah diterbitkan, dan bahkan setelah habis terjual dan tidak dicetak lagi, pihak kamar dagang terus menerima permintaan seperti "Saya ingin menyimpannya sebagai buku untuk belajar tentang sejarah Maebashi" dan "Tolong terbitkan ulang agar saya bisa mewariskannya kepada anak dan cucu saya."

Dengan lebih dari setengah abad berlalu sejak perubahan alamat, pihak kamar dagang menyimpulkan bahwa inilah saatnya untuk mewariskan budaya lokal dan menumbuhkan rasa bangga warga terhadap kotanya. Sebagai bagian dari kegiatan kontribusi komunitasnya, mereka memutuskan untuk merevisi konten dan menerbitkan ulang buklet tersebut sebagai edisi kedua.

Detail Buklet

  • Judul: Kyuchomei e no Tabi: Ojiichan to Boku ga Tazuneta Machi (旧町名への旅 おじいちゃんとボクが訪ねた町, "Perjalanan ke Nama Kota Lama: Kota-kota yang Saya dan Kakek Kunjungi") — Shoko Maebashi Bessatsu (Edisi ke-2)
  • Penulis: mendiang 倉地啓仁 (Masyarakat Riset Nama Tempat Gunma)
  • Isi: Asal-usul, sejarah, dan kehidupan sehari-hari yang terkait dengan 44 nama kota lama di Maebashi, termasuk Kuwamachi, Konya-cho, dan Renjaku-cho
  • Harga: 500 yen (umum, termasuk pajak) / 400 yen (anggota kamar dagang, termasuk pajak)
  • Jumlah cetak: Terbatas 300 eksemplar
  • Distribusi: Meja resepsionis di lantai pertama Kamar Dagang dan Industri Maebashi

Selain tersedia di meja resepsionis, salinan akan disumbangkan ke kantor pemerintah, lembaga pendidikan, kelompok riset nama tempat, dan organisasi terkait lainnya, serta akan digunakan dalam kegiatan hubungan masyarakat dan revitalisasi komunitas kamar dagang tersebut.

Versi digital gratis juga tersedia: Unduh PDF

Panduan Wisata Terkait

Dari "Ponchi" hingga Awal Mula Manga Modern: Bagaimana Satir dan Tawa Membentuk Budaya Manga Jepang, Ditelusuri dalam "Japanese Manga Magazines: From the Late Edo Period to the Immediate Postwar Period — YUMOTO Koichi Collection," Terbit 21 Agustus

Dari "Ponchi" hingga Awal Mula Manga Modern: Bagaimana Satir dan Tawa Membentuk Budaya Manga Jepang, Ditelusuri dalam "Japanese Manga Magazines: From the Late Edo Period to the Immediate Postwar Period — YUMOTO Koichi Collection," Terbit 21 Agustus

Buku baru, "Japanese Manga Magazines: From the Late Edo Period to the Immediate Postwar Period — YUMOTO Koichi Collection," menelusuri bagaimana majalah manga Jepang berkembang dari satir politik dan budaya "Ponchi," melalui karya Ippei Okamoto dan era penyensoran pers, menjadi budaya manga saat ini, yang diilustrasikan dengan berbagai gambar dari koleksi langka. Buku dwibahasa Jepang-Inggris, yang diterjemahkan oleh Tamayo Samejima, akan mulai dijual pada 21 Agustus.

#Berita #Anime / Manga +2 lagi