Ota Art Museum & Library akan Menggelar Pameran Buku dan Seni vol.6 — Retelling

Diterbitkan: 4 Juni 2026
Ota Art Museum & Library akan Menggelar Pameran Buku dan Seni vol.6 — Retelling

Ota Art Museum & Library mempersembahkan edisi keenam dari seri berkelanjutan yang mempertemukan buku dan seni, dengan memanfaatkan karakter unik fasilitas ini sebagai gabungan museum seni dan perpustakaan.

Tentang Pameran

Exhibition of Books and Art vol.6: Retelling memamerkan karya yang diciptakan dengan cara "menelusuri kembali" subjek yang dimediasi melalui bahasa — terutama karya sastra. Dalam konteks pameran ini, "menelusuri kembali" berarti mengikuti, menerima, dan mereproduksi subjek tertentu dengan cara masing-masing. Karya yang lahir dari proses ini disajikan melalui pendekatan tiga seniman. Natsuki Oshiro dan Ryo Orikasa masing-masing menjadikan karya sastra sebagai subjek mereka, sementara Haruka Matsumoto berfokus pada pemberitaan peristiwa yang beredar di masyarakat. Metode ekspresif yang ditampilkan mencakup lukisan, instalasi, animasi, litografi, manga, dan banyak lagi.

Di era ketika internet dan media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, kata-kata dan gambar dikonsumsi dengan kecepatan yang terus meningkat, dimasukkan ke dalam algoritma yang mendorong konsumsi lebih lanjut. Pameran ini menawarkan kesempatan untuk berinteraksi secara perlahan dan penuh pemikiran dengan kata-kata dan cara gambar muncul darinya, serta untuk merenungkan kembali kekuatan imajinatif dan kreatif yang dimiliki bahasa.

Informasi Pameran

Nama: Exhibition of Books and Art vol.6: Retelling

Tempat: Ota Art Museum & Library

Tanggal: 18 Juli (Sab) – 6 September (Minggu), 2026

Tutup: Senin (kecuali 20 Juli), 21 Juli, 28 Juli, 25 Agustus

Jam Buka: 10:00 – 18:00 (pintu masuk ruang pameran ditutup pukul 17:30)

Tiket Masuk: ¥500 (¥400)

Tarif ¥400 berlaku untuk grup beranggotakan 20 orang atau lebih dan pemegang Ota Art Museum & Library Card atau Furatto Ryomo Tobu Free Pass. Tiket masuk gratis untuk siswa dan di bawahnya, lansia berusia 65 tahun ke atas, serta pemegang Sertifikat Penyandang Disabilitas Fisik, Sertifikat Kesehatan dan Kesejahteraan Disabilitas Mental, atau Sertifikat Rehabilitasi (satu orang pendamping per pemegang sertifikat juga masuk gratis). Keluarga dengan anak-anak sekolah menengah ke bawah mendapat akses gratis pada Ota Family Days (2 Agustus [Minggu] dan 6 September [Minggu]).

Penyelenggara: Kota Ota; Yayasan Umum Ota City Culture and Sports Promotion Foundation

Mitra Kerja Sama: Haruna Lake Artist Residence (Kota Takasaki), Yanai Initiative, Makoto Takayanagi, Fakultas Seni Universitas Kyoto Seika Jurusan Seni Grafis

Didukung oleh: Nomura Foundation

Detail lebih lanjut di situs web resmi

Seniman yang Berpartisipasi

Natsuki Oshiro — Seniman

Lahir di Tokyo pada 1985, Oshiro menempuh pendidikan di Sekolah Sastra (Seni dan Budaya) Universitas Waseda, Asagaya College of Art and Design (Lukis), dan Sekolah Pascasarjana Universitas Tokyo Zokei (Seni Rupa). Ia telah memamerkan karyanya di Jepang maupun internasional. Pameran tunggal terbarunya di Jepang termasuk "project N94 Natsuki Oshiro" di Tokyo Opera City Art Gallery. Pada 2018, ia berpartisipasi dalam Program Dukungan Residensi Shell Art Award di Cité internationale des arts, Paris. Ia adalah penerima Beasiswa Holbein ke-26. Pada 2025, ia melakukan perjalanan ke Künstlerhaus Bethanien (Berlin) di bawah Program Studi Luar Negeri Badan Urusan Kebudayaan untuk Seniman Berkembang, dan saat ini bekerja di antara Berlin dan Prefektur Kanagawa.

Oshiro membaca adegan dari sastra klasik dan menerjemahkannya ke dalam warna, bentuk, dan pola. Karya yang dihasilkan — lukisan, patung, dan instalasi — dicirikan oleh warna pastel, bentuk abstrak, dan motif berulang yang meluas ke dinding untuk menyelimuti pengunjung di dalam ruang secara keseluruhan.

Ryo Orikasa — Seniman Animasi

Lahir di Prefektur Ibaraki pada 1986, Orikasa menempuh pendidikan di Universitas Ibaraki (Pendidikan), Image Forum Institute of the Moving Image, dan Sekolah Pascasarjana Universitas Seni Tokyo (Film dan Media Baru). Ia telah menyajikan karya di festival film dan pameran di Jepang maupun luar negeri. Karyanya pada 2016, Datum Level, menerima Penghargaan Ofuji Noburō di Mainichi Film Awards ke-70; karyanya pada 2023, Miserable Miracle, memenangkan Grand Prix di Festival Animasi Internasional Ottawa; dan karyanya pada 2025, Graffiti, menerima Penghargaan Off-Limits di Festival Film Animasi Internasional Annecy.

Menjadikan karya sastra sebagai titik tolaknya, Orikasa menciptakan animasi menggunakan berbagai teknik. Ia dengan cermat membaca dan menyerap karakter tertulis serta penyajiannya, kata-kata yang membawa makna dan memunculkan gambaran, ritme dan intonasi ucapan, serta latar belakang penulis — kemudian menyaring semua itu menjadi gambar bergerak menggunakan teknik yang paling sesuai untuk setiap karya.

Haruka Matsumoto — Pembuat Cetak dan Seniman

Lahir di Prefektur Kyoto pada 1993, Matsumoto menempuh pendidikan di Fakultas Seni Universitas Kyoto Seika (Seni Grafis) dan Sekolah Pascasarjana Universitas Seni Kota Kyoto (Seni Grafis). Ia telah menyajikan karya dalam pameran tunggal dan kelompok. Pameran tunggal terbaru adalah "Channel 16: Haruka Matsumoto — Dream" di Museum Seni Prefektur Hyogo (2025). Pada 2025, ia menerima Penghargaan Keunggulan di "Kyoto Art for Tomorrow 2025 — Pameran Seleksi Keunggulan Baru Prefektur Kyoto," dan pada 2026 ia menerima Penghargaan Juri Khusus di Koji Kinutani Art Prize ke-3.

Sejak 2021, Matsumoto berbasis di wilayah Kansai, dan juga bekerja sebagai ilustrator ruang sidang. Ia menciptakan karya — termasuk litografi — dengan menelusuri jalannya peristiwa aktual dan memasukkan potret dirinya sendiri sebagai pengganti mereka yang terlibat. Dengan mengalirkan informasi melalui tubuhnya sendiri, ia menghasilkan karya di mana realitas dan imajinasi berdampingan.

Acara Terkait

1. Sesi Bicara dengan Ketiga Seniman — "Retelling" (Batas Waktu Pendaftaran: 17 Juli)

Ketiga seniman yang berpameran akan membahas karya yang dipamerkan dan tema pameran.

Tanggal: 25 Juli (Sab), 14:00 – 15:30

Pembicara: Natsuki Oshiro, Ryo Orikasa, Haruka Matsumoto

Tempat: Aula Audiovisual Lt.3, Ota Art Museum & Library

Peserta: Terbuka untuk umum / Kapasitas: 50 orang

Biaya Partisipasi: Gratis (diperlukan tiket pameran)

2. Kids' Art Walk (Batas Waktu Pendaftaran: 24 Juli)

Staf museum akan memandu siswa sekolah dasar dan pendamping mereka melalui pameran menggunakan lembar kerja. Karena sesi ini bertepatan dengan Ota Family Day, pendamping dapat menghadiri pameran secara gratis.

Tanggal: 2 Agustus (Minggu), 11:00 (sekitar 40 menit)

Tempat: Galeri pameran

Peserta: 10 siswa sekolah dasar dan pendamping mereka (maksimal 2 pendamping per anak)

Biaya Partisipasi: Gratis (pendamping juga gratis karena Ota Family Day)

3. Gallery Talk dengan Kurator yang Bertanggung Jawab (Batas Waktu Pendaftaran: 31 Juli)

Kurator akan memandu peserta melalui pameran, menjelaskan tema dan karya yang dipajang. Peserta akan menerima lembar komentar.

Tanggal: 9 Agustus (Minggu), 11:00 (sekitar 40 menit)

Tempat: Galeri pameran

Peserta: Terbuka untuk umum / Kapasitas: 10 orang

Biaya Partisipasi: Gratis (diperlukan tiket pameran)

4. Museum Visit with Your Baby (Batas Waktu Pendaftaran: 14 Agustus)

Sesi yang dirancang untuk bayi, dengan pengenalan fasilitas ramah bayi di museum serta melihat pameran — kesempatan yang bagus untuk kunjungan pertama bayi ke museum.

Tanggal: 29 Agustus (Sab), 13:30 – 14:30

Tempat: Galeri pameran

Peserta: Bayi usia 3–12 bulan dan pendampingnya (maksimal 2 pendamping per bayi); kapasitas: 5 grup

Biaya Partisipasi: Gratis (pendamping harus memiliki tiket pameran)

Cara Mendaftar Acara Terkait (Acara 1–4)

Pendaftaran diterima melalui formulir pendaftaran di situs web museum. Jika jumlah pendaftar melebihi kapasitas, undian akan dilakukan dan hasil akan diberitahukan.

Daftar untuk Acara Terkait