Shiba Park Hotel, yang terletak di Minato-ku, Tokyo, telah memasang inisiatif baru bernama “Rak Buku Keliling” di lantai dua hotel pada bulan Maret 2026. Rak ini diisi dengan buku-buku yang ditinggalkan oleh para tamu dari seluruh dunia — novel yang selesai dibaca di tengah perjalanan dan buku panduan yang telah memenuhi tujuannya — rak ini menawarkan cara berkelanjutan untuk menikmati perjalanan dengan meneruskan buku ke pembaca berikutnya daripada membuangnya.

Cara Kerja Rak Buku Keliling
Rak Buku Keliling adalah pertukaran buku yang terbuka untuk semua tamu hotel. Konsepnya sederhana: tinggalkan satu buku dan ambil satu buku dari rak sebagai gantinya. Saat meninggalkan buku, para tamu menulis catatan singkat untuk pembaca berikutnya pada kartu pesan bergaya pembatas buku yang disediakan oleh hotel, menyelipkannya di dalam, dan meletakkan buku di rak. Dengan cara ini, setiap buku membawa pesan tenang dari pemilik sebelumnya, sehingga baik cerita maupun pemikiran pemiliknya berlanjut ke perjalanan berikutnya.

Buku yang Melintasi Batas Negara
Dengan lebih dari 95% tamu Shiba Park Hotel berasal dari luar negeri, buku-buku di rak juga melakukan perjalanan lintas batas. Dibawa oleh para pelancong dari seluruh dunia — terutama dari Eropa, Amerika Utara, dan Australia — koleksi ini mencakup berbagai bahasa dan genre. Di satu rak di Tokyo, buku-buku dari berbagai tempat berkumpul, kemudian berangkat lagi ke tempat baru, menciptakan siklus perjalanan yang berkelanjutan.

Hotel menggambarkan inisiatif ini sebagai cara untuk memberikan “ukuran kecil kekayaan” bagi para tamu saat ini dan pengunjung di masa depan. Pertemuan dengan buku dan pertemuan dengan orang-orang terhubung bersama, dan kebetulan kecil mengarah pada penemuan tak terduga — sebuah kebetulan lembut yang ingin dipelihara oleh rak buku.
Ikhtisar Rak Buku Keliling
| Item | Detail |
|---|---|
| Nama | Rak Buku Keliling |
| Lokasi | Shiba Park Hotel, Foyer Buku & Budaya Lantai 2 |
| Kelayakan | Hanya untuk tamu hotel |
| Cara kerjanya | Tinggalkan satu buku di rak dan ambil satu sebagai gantinya. Saat meninggalkan buku, tulis pesan untuk pembaca berikutnya di kartu bergaya pembatas buku yang disediakan, letakkan di dalam buku, dan kembalikan ke rak. |
| Fitur | Inisiatif berkelanjutan yang meneruskan buku ke tamu berikutnya alih-alih membuangnya. Saat “buku keliling” melintasi batas negara, rak ini mendorong proyek melingkar yang menghubungkan para tamu dari seluruh dunia. |
Hotel Perpustakaan

Didirikan pada tahun 1948, Shiba Park Hotel memiliki sejarah panjang sebagai hotel yang mulai menyambut misi perdagangan asing. Hotel ini telah memposisikan dirinya sebagai “Hotel Perpustakaan,” yang menampilkan koleksi sekitar 1.500 volume yang dikuratori oleh Toko Buku Ginza Tsutaya. Rak Buku Keliling menambahkan bab lain ke cerita itu — yang ditulis oleh para tamu sendiri.