Tiger Corporation, yang dikenal dengan teknologi kontrol suhunya, memperluas lini botol mug satu-tekan dengan dua tambahan baru: Botol Berinsulasi Vakum MKR-V035/V050/V060 dan Botol Berinsulasi Vakum MTR-V075/V088, keduanya akan diluncurkan pada 1 September 2026.
Seri MKR-W, yang diluncurkan pada tahun 2024 sebagai model satu-tekan pertama Tiger dengan "Rakuraku Cap" — tutup yang menggabungkan segel dan sumbat menjadi satu bagian — telah diterima dengan baik oleh konsumen. Mereka mencatat bahwa botol ini memiliki lebih sedikit bagian, lebih mudah dirawat karena aman untuk mesin pencuci piring, desainnya yang sederhana tahan lama untuk penggunaan jangka panjang, dan bobotnya yang ringan membuatnya mudah dibawa-bawa.
Model MKR-V dan MTR-V yang baru juga mengadopsi "Rakuraku Cap" dan aman untuk mesin pencuci piring agar mudah dirawat, sementara teknik pemrosesan "spinning" (pemintalan) milik Tiger memberikan sensasi botol yang terasa jauh lebih ringan.
Perhatian khusus juga diberikan pada kenyamanan saat minum, melalui desain mendetail seperti bentuk dan tinggi corong botol. Tipe MKR-V telah menerima sertifikasi 人間生活工学認証 (Sertifikasi Rekayasa Kehidupan Manusia) dari 一般社団法人人間生活工学研究センター (Pusat Penelitian Rekayasa Kehidupan Manusia), sebuah organisasi yang berfokus pada desain yang berpusat pada manusia.
Fitur Utama
Botol ini menggunakan "Rakuraku Cap" satu bagian yang menggabungkan segel dan sumbat, serta aman untuk mesin pencuci piring.
1. Mug Satu-Tekan yang Didesain untuk Kemudahan Perawatan
Desain bentuk dan tinggi corong botol yang cermat.
2. Nyaman Saat Minum
Terasa jauh lebih ringan.
3. Botol "Mujuryoku" (Tanpa Beban) yang Mudah Dibawa

"Rakuraku Cap" Satu Bagian — dan Aman untuk Mesin Pencuci Piring
1. Mug Satu-Tekan yang Didesain untuk Kemudahan Perawatan
Tiger berfokus pada kemudahan perawatan agar botol dapat digunakan dengan nyaman setiap hari.
Botol ini menggunakan "Rakuraku Cap" satu bagian dan aman untuk mesin pencuci piring. Bagian dalam botol juga dilapisi dengan lapisan Super Clean Plus (スーパークリーンPlus) yang tahan terhadap noda dan bau.
"Rakuraku Cap" Satu Bagian
Karena segel dan sumbat digabungkan menjadi "Rakuraku Cap", tidak perlu melepas dan memasang kembali segel secara terpisah — sehingga menghilangkan risiko lupa memasang, salah pasang, atau kehilangan segel tersebut. Corong botol juga dapat dilepas, sehingga dapat dicuci secara menyeluruh dan higienis.

Aman untuk Mesin Pencuci dan Pengering Piring
Tutup, corong, dan badan botol semuanya dapat dimasukkan ke dalam mesin pencuci dan pengering piring.
*Harap lepaskan tutup dan corong dari badan botol sebelum memasukkannya ke mesin pencuci piring.

Super Clean Plus (スーパークリーンPlus) Tahan Noda dan Bau
Bagian dalam botol dilapisi dengan lapisan Super Clean Plus yang halus dan mengilap.
Lapisan ini tahan terhadap noda, bau, dan karat, sehingga aman digunakan untuk minuman olahraga yang mengandung garam.
*Bilas dengan air segera setelah digunakan sebagai bagian dari perawatan rutin.

2. Nyaman Saat Minum
Tiger juga berfokus pada kenyamanan saat minum dengan merancang detail secara cermat seperti bentuk dan tinggi corong botol.
Tipe MKR-V telah menerima sertifikasi 人間生活工学認証 dari 一般社団法人人間生活工学研究センター.

Fitur yang Tersertifikasi
- Tombol buka/tutup mudah ditekan
- Mekanisme pengunci mudah dipahami dan dioperasikan
- Mengurangi rasa tidak nyaman pada bibir saat minum
- Bentuk corong botol pas dengan bibir untuk memudahkan saat minum

3. Terasa Lebih Ringan
Proses pemintalan (スピニング加工) milik Tiger menipiskan dinding bagian dalam botol, sehingga mengurangi berat keseluruhannya.

Fitur Lainnya
Insulasi Vakum untuk Menjaga Suhu Panas dan Dingin secara Andal
Konstruksi vakum dinding ganda berbahan baja tahan karat menjaga suhu minuman tetap terjaga selama 6 jam atau lebih — minuman panas tetap panas, dan minuman dingin tetap dingin.
Halaman Produk

*Harga terbuka — tidak ada harga eceran yang disarankan oleh produsen.
*Kapasitas aktual adalah jumlah yang dapat ditampung botol saat sumbat yang disertakan terpasang.
*Retensi panas diukur dengan mengisi botol dengan air panas (95°C ± 1°C) pada suhu ruangan 20°C ± 2°C, dibiarkan dalam posisi tegak, dan mencatat suhu air setelah 6 jam.
*Retensi dingin diukur dengan cara yang sama, menggunakan air dingin (4°C ± 1°C).