Taketora (Toko Material Bambu Yamagishi), produsen spesialis bambu yang telah berbisnis sejak tahun 1894, telah meluncurkan seri baru aksesori dan barang kecil kerajinan bambu. Koleksi yang tersedia mulai 8 Mei 2026 ini memanfaatkan bambu deadstock tahun 1970-an dan mencakup sembilan variasi: bros bambu, liontin, kalung, sandaran sumpit, gantungan kunci, dan jimat netsuke bola anyaman — semuanya diselesaikan dengan tangan oleh perajin terampil.

Aksesori dan barang kecil bambu ini memiliki akar sejarah pada era Showa di Jepang. Sekitar tahun 1970-an, kerajinan anyaman bambu sangat populer di seluruh negeri dan diproduksi dalam jumlah besar oleh para perajin, yang menjadi ciri khas budaya bambu Jepang. Setiap potongan kecilnya mewujudkan teknik anyaman teliti yang diasah selama bertahun-tahun — bilah bambu (higo) yang diserut tipis dan seragam dianyam dengan hati-hati untuk menghasilkan pola tiga dimensi yang indah, sebuah proses yang menuntut keterampilan tinggi dan pengalaman panjang.

Gantungan Kunci Bola Anyaman Bambu

Netsuke Bola Anyaman Bambu
Gantungan kunci bola anyaman bambu dan netsuke bola anyaman bambu sangat menonjol karena keindahan yang diciptakan oleh pola anyaman halusnya — ringan dan presisi, hasil akhir yang hampir tidak terlihat seperti material alami.

Bros Bambu Bunga Besar

Bros Bambu Hati Berikat

Bros Bambu Kura-kura Merah Anyaman

Bros Bambu Burung Hantu Anyaman

Liontin Bambu Bunga Besar

Kalung Bola Anyaman Bambu (Putih)
Bros, kalung, dan liontin bambu masing-masing menggabungkan tekstur pedesaan khas bambu dengan karya tangan perajin, menciptakan aksesori dengan kehadiran yang khas.
Di balik penciptaan kerajinan bambu yang rumit tersebut terletak kualitas bambu madake yang tumbuh di wilayah tertentu dengan variasi suhu yang tajam. Bambu ini memiliki serat yang lentur namun kuat, menjadikannya ideal untuk menghasilkan bilah higo yang indah. Pada masa itu, kebun bambu yang dikelola dengan cermat menyediakan pasokan bambu seragam berkualitas tinggi yang melimpah, yang memunculkan banyak karya anyaman yang dibuat dengan halus.

Meskipun kebun bambu yang dikelola dengan baik kini semakin jarang, bambu madake yang sangat indah masih tetap ada. Kerajinan bambu yang dianyam dari bilah bambu yang dipilih dengan cermat dan dikupas tipis tetap mempertahankan keindahan alami bambu dari generasi ke generasi. Pola anyaman halus yang seolah menantang berlalunya waktu menjadi bukti seni dari para perajin ulung.

Aksesori dan barang kecil bambu ini membawa sejarah budaya bambu Jepang di dalamnya. Mereka yang tumbuh bersama kerajinan anyaman bambu mungkin merasakan nostalgia, sementara generasi muda mungkin melihatnya sebagai karya seni bambu yang segar. Barang-barang ini sangat cocok dipadukan dengan pakaian tradisional Jepang maupun gaya busana kontemporer dan kehidupan sehari-hari, menawarkan cara halus untuk membawa material alami ke dalam gaya berbusana sehari-hari.

Video yang menunjukkan produksi bros kerajinan bambu retro era Showa ini — yang dulu disukai di toko oleh-oleh di seluruh Jepang pada tahun 1970-an — tersedia di YouTube:
Produk Tersedia mulai 8 Mei 2026
Bros Bambu Bunga Besar
Harga: ¥4.950 (termasuk pajak)
Bros Bambu Hati Berikat
Harga: ¥4.290 (termasuk pajak)
Bros Bambu Kura-kura Merah Anyaman
Harga: ¥4.290 (termasuk pajak)
Bros Bambu Burung Hantu Anyaman
Harga: ¥4.290 (termasuk pajak)
Liontin Bambu Bunga Besar
Harga: ¥5.280 (termasuk pajak)
Kalung Bola Anyaman Bambu (Putih)
Harga: ¥7.700 (termasuk pajak)
Sandaran Sumpit Ikan Anyaman Bambu
Harga: ¥3.960 (termasuk pajak)
Gantungan Kunci Bola Anyaman Bambu
Harga: ¥1.650 (termasuk pajak)
Netsuke Bola Anyaman Bambu
Harga: ¥770 (termasuk pajak)