Museum Seni Omishima di Imabari, Ehime akan menjadi tuan rumah pameran spesial bertajuk "Goen" karya pematung ternama internasional Julien Signolet, yang berlangsung mulai Kamis, 13 Agustus hingga Rabu, 23 September 2026.
Pameran Spesial yang Lahir dari Pertemuan dengan Pulau
Pameran "Goen" berakar pada tahun 2024, ketika pematung Julien Signolet melakukan perjalanan dari Paris ke wilayah Setouchi Shimanami dan bertemu dengan masyarakat serta alam di pulau-pulau tersebut. Karya yang dipamerkan merupakan patung-patung baru yang dibuat Julien selama residensi di Omishima, Imabari pada Juli 2026, menggunakan material lokal seperti batu dari Pulau Oshima dan kayu dari Omishima.
Karya-karya ini bukanlah objek mandiri, melainkan dikonsep sebagai instalasi seni spasial yang diciptakan bersama penduduk pulau. Melalui pelapisan tekstur material, jejak waktu, dan keterlibatan manusia, pengunjung dapat secara fisik membenamkan diri ke dalam karya tersebut dan merasakan hubungan tak kasat mata yang direpresentasikan oleh "Goen". Pameran ini terbentang sebagai ruang yang hanya bisa muncul dari pertemuan antara visi seniman dan karakter pulau tersebut.

Informasi Pameran
| Item | Detail |
|---|---|
| Tanggal | Kamis, 13 Agustus – Rabu, 23 September 2026 |
| Tempat | Museum Seni Omishima, 9099-1 Miyaura, Omishima-cho, Imabari, Ehime 794-1304 |
| Jam Buka | 09.00 hingga 17.00 (tutup setiap Senin; jika Senin jatuh pada hari libur nasional, museum biasanya tutup pada hari berikutnya) |
SNS Pameran
- note: https://note.com/omishima_art
- Instagram: https://www.instagram.com/omishima_specialexhibition/
Pembaruan SNS mencakup cerita tentang bagaimana Julien akhirnya mengadakan pameran di Omishima, wawancara dengan Julien, dan wawancara dengan penduduk pulau yang terhubung melalui "Goen". Informasi mengenai tanggal studio terbuka dan lokakarya juga akan dibagikan di sana.
Tentang Julien Signolet
Situs web: https://www.signolet.net/
Instagram: https://www.instagram.com/signolet_sculpteur/

Sejak 2007, Julien bekerja dari studionya di arondisemen ke-11 Paris, terlibat dalam dialog dengan berbagai material mulai dari kayu hingga batu, dan menciptakan karya yang berpusat pada tema spiritualitas yang menjembatani Timur dan Barat.
Ia mengadakan pameran rutin di Nichido Gallery di Paris. Dalam beberapa tahun terakhir, praktiknya telah berkembang menjadi instalasi yang melibatkan seluruh ruang pameran.
Sebagai bagian dari Paris Nuit Blanche (Festival Malam Putih Paris), ia menciptakan dan memamerkan karya di Église Saint-Séverin (2020) dan Saint-Leu-Saint-Gilles (2021). Instalasi skala besarnya di Collège des Bernardins di Paris (2023) menarik 10.000 pengunjung selama dua bulan.
Pada festival seni kontemporer internasional BIWAKO Biennale di musim gugur 2025, ia menciptakan instalasi di Properti Budaya Penting "Kediaman Bekas Nishikawa".
Aktivitas utama di Jepang:
- Institut français du Kansai (2013)
- K's Gallery, Ginza, Tokyo (2020)
- Festival seni kontemporer "Art Islands Tokyo" (2019 dan 2020)
- Yamazoe Tenkodo, Gion, Kyoto (2022 dan 2025)
- BIWAKO Biennale (Omihachiman, Prefektur Shiga — 2022 dan 2025)
Tentang Museum Seni Omishima
Situs web: https://www.city.imabari.ehime.jp/museum/omishima/

Museum Seni Omishima beroperasi dengan prinsip menjadi "museum yang tumbuh bersama para senimannya". Koleksinya berpusat pada karya awal dari pelukis Jepang paruh karier dan populer, termasuk karya dari seniman kelahiran Imabari Keisuke Chinai, serta sketsa dan gambar persiapan oleh Toshio Tabuchi, yang berjumlah lebih dari 1.000 karya. Museum ini juga memiliki koleksi cetakan ukiyo-e berkualitas tinggi. Karya disajikan melalui beberapa rotasi per tahun bersama pameran spesial yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan seniman yang ditampilkan.