Dengan pengalaman lebih dari 70 tahun dalam pembuatan wagashi di wilayah Higashi-Mikawa, Prefektur Aichi, Okamedo (berkantor pusat di Kota Toyohashi, Aichi) merilis Fu Manju edisi terbatas Tanabata yang dijual mulai 1 Juli hingga akhir Juli.
Saat daun bambu dibuka, aroma samudra yang segar dari suji aonori akan segera menyeruak. Terasa sejuk saat disentuh, lembut di lidah, dan kenyal dengan sempurna — wagashi khusus musim panas ini dibuat secara spesifik untuk memberikan kesegaran di hari-hari yang terik.
Mengapa Menggunakan "Suji Aonori" dan Bukan Rumput Laut Hijau Biasa?
Dibandingkan dengan aonori biasa, suji aonori berada di kelas tersendiri dalam hal intensitas dan aroma yang tahan lama. Membuka kemasannya saja akan mengisi ruangan dengan aroma yang terasa seperti berjalan di sepanjang pantai.
Untuk menghadirkan aroma yang lembut tersebut secara maksimal, tingkat kemanisan isiannya disesuaikan dengan hati-hati melalui berbagai uji coba. Jika terlalu manis, aromanya akan hilang. Jika terlalu tawar, karakternya sebagai wagashi akan hilang. Melalui pengujian, tim menyempurnakan produk yang disebut sebagai "wagashi untuk dinikmati aromanya" — mempertahankan kekenyalan khas fu sembari mencapai tekstur yang halus dan mudah dimakan yang cocok untuk musim panas.

Keringanan yang Hanya Bisa Dihasilkan oleh Kawa-Muki An
Isian yang digunakan dalam fu manju ini adalah kawa-muki an (pasta kacang yang kulitnya telah dibuang) — sebuah proses padat karya di mana kulit kacang azuki dibuang sebelum dimasak. Hasilnya adalah pasta yang sangat halus dengan rasa pahit dan sepat yang jauh lebih sedikit dibandingkan koshi-an konvensional.
Warnanya pun berbeda: rona ungu lembut dan samar, bukan warna gelap seperti pasta kacang halus pada umumnya, memberikan tampilan yang elegan dan cocok untuk musim panas. Karena rasa akhirnya yang ringan dan bersih, pasta ini tidak mendominasi aroma suji aonori atau wangi segar dari daun bambu. Kemanisan dan teksturnya telah disesuaikan dengan cermat untuk menciptakan wagashi yang terasa ringan untuk dikonsumsi bahkan di tengah panasnya musim panas Higashi-Mikawa.
Wagashi Tanabata untuk Berbagi Kesejukan Musim Ini
Fu manju telah lama dicintai sebagai kudapan musiman musim panas. Dibuka dari daun bambunya langsung setelah keluar dari lemari pendingin, kudapan ini segera membangkitkan suasana datangnya musim panas.
Di Okamedo, filosofi "wagashi musiman" memandu rangkaian produk mereka sepanjang tahun: sakura di musim semi, minazuki di awal musim panas, dan fu manju untuk Tanabata. Setiap potong dibungkus dengan tangan penuh perhatian, sehingga orang-orang yang sibuk dapat menemukan momen untuk merasakan suasana musim melalui wagashi.

Pengalaman Musim Panas Panca Indra
Daya tarik fu manju ini jauh melampaui sekadar kudapan dingin:
- Suara saat membuka daun bambu
- Hembusan aroma samudra yang muncul
- Kekenyalan fu yang elastis
- Kelembutan kawa-muki an yang meleleh di mulut
- Aroma suji aonori yang tertinggal
Semua elemen ini bersatu untuk menciptakan pengalaman musim panas yang menyeluruh.
Informasi Produk
Nama produk: Fu Manju
Harga: ¥320 per buah (termasuk pajak)
Periode penjualan: 1 Juli hingga akhir Juli (selama persediaan masih ada)
Tersedia di: Toko yang dikelola langsung oleh Okamedo
Fitur produk:
- "Suji aonori" premium dari air laut bersih di Shikoku
- Tekstur fu kenyal khas namagashi
- Koshi-an yang dibuat dari kacang azuki asal Hokkaido yang kulitnya dibuang sebelum dimasak
- Aroma daun bambu segar
- Wagashi edisi terbatas musim panas yang paling enak dinikmati dalam keadaan dingin
Catatan: Suji aonori dibudidayakan menggunakan air laut dari area yang dihuni oleh udang dan kepiting.