ROKU KYOTO, LXR Hotels & Resorts, yang terletak di distrik Takagamine, Kyoto (Kita-ku, Kyoto; Manajer Umum: Masashi Araki), merayakan ulang tahun ke-5 dengan acara khusus selama tiga hari, "Dive into RIMPA", yang berlangsung dari Jumat, 11 September hingga Minggu, 13 September 2026.
Rinpa, gerakan seni yang menjadi inti acara ini, terbentuk pada awal periode Edo, ketika para seniman membangun tradisi klasik untuk menempa kepekaan estetika baru yang berkembang menjadi aliran seni Jepang yang ikonik. Sekitar 400 tahun kemudian, ROKU KYOTO berdiri di Takagamine—tempat kelahiran Rinpa—dan telah mempertemukan para perajin, lokakarya, dan perusahaan yang karyanya membawa semangat yang sama untuk sebuah program yang hanya tersedia selama tiga hari ini. Para tamu dapat menjelajahi produk-produk yang membawa teknik tradisional ke dalam kehidupan sehari-hari, mencoba sesi pembuatan langsung yang dibuat khusus untuk acara ini, dan berbicara langsung dengan para perajin tentang cerita di balik karya mereka, untuk pengalaman yang melampaui pengenalan sederhana terhadap keahlian tradisional menuju cara baru untuk membawa budaya dan keterampilan Kyoto ke masa depan.
Acara ini terbuka untuk umum, tidak hanya bagi tamu hotel. Sebagai hotel yang berakar di komunitas lokal, ROKU KYOTO bertujuan untuk menciptakan nilai budaya baru melalui kolaborasi dengan berbagai pembuat, dengan harapan acara ini suatu hari nanti akan dikenang sebagai tolok ukur budaya pada zamannya.
Dive into RIMPA
Tanggal: Jumat, 11 September; Sabtu, 12 September; dan Minggu, 13 September 2026
Waktu: 09.00 hingga 18.00 (bervariasi tergantung aktivitas)
Lokasi: ROKU KYOTO, LXR Hotels & Resorts (44-1 Kinugasa Kagamiishi-cho, Kita-ku, Kyoto)
Detail program: https://www.rokukyoto.com/5th-anniversary/program.pdf
Reservasi untuk setiap aktivitas dijadwalkan dibuka pada hari Sabtu, 15 Agustus, dengan detail lebih lanjut yang akan diperbarui saat tersedia.
Aktivitas Unggulan
Pengalaman Aplikasi Daun Emas — KINPAKUOSHI YAMAMURA Co., Ltd.
Menggunakan "entsuke hongold leaf," bahan Warisan Budaya Takbenda UNESCO yang digunakan oleh perajin profesional, tamu dapat mencoba teknik halus aplikasi daun emas di bawah bimbingan perajin terampil. Perajin ini berasal dari lokakarya yang juga menangani pekerjaan restorasi pada Properti Budaya Penting dan Harta Karun Nasional di kuil-kuil dan tempat suci Kyoto.
Pembuatan Vas MeBu Fujin Raijin dan Liontin Loupe — NACACUE CORPORATION
MeBu adalah merek dari NACACUE, produsen lensa optik, yang memberikan nilai baru pada bahan kaca yang tidak memenuhi standar. Sesi yang baru dibuat ini memungkinkan tamu mencoba membuat vas bunga tunggal "Fujin dan Raijin" serta liontin loupe. Menggabungkan kaca daur ulang dengan tekstil brokat emas, karya-karya ini memadukan desain tradisional dan kontemporer menjadi satu karya seni.
Pembuatan Liontin Loupe dan Stand Kacamata Nishijin-ori — Watabun Co., Ltd.
Dikembangkan khusus untuk acara ini, produk ini memamerkan teknik menenun "fukure-ori" canggih milik perajin, yang menciptakan tekstur timbul tiga dimensi bersama dengan kilauan daun emas yang indah. Karya jadi ini berfungsi sebagai loupe sekaligus dudukan kacamata, memungkinkan tamu membawa kepekaan estetika Rinpa ke dalam kehidupan sehari-hari.
Pembuatan Tas Tote Pola Gelombang Shibori Rinpa — KYOTO SHIBORI BIKYO Co., Ltd.
Menggunakan teknik tradisional Kyo-kanoko shibori, para tamu akan membuat tas tote mini, merasakan salah satu dari lebih dari sepuluh langkah yang terlibat dalam prosesnya. Desain pola gelombang Rinpa, yang baru ditemukan saat mengembangkan acara ini, tidak tersedia di tempat lain.
Pembuatan Kipas Kyo-Uchiwa — Shiomi Uchiwa Co., Ltd.
Tamu dapat mencoba membuat kipas Kyo-uchiwa, menyusun rusuk bambu satu per satu dan bekerja dengan kertas washi yang dicelup tangan dari Toyama serta desain kertas potong melalui beberapa tahapan proses. Ini adalah kesempatan untuk terhubung dengan teknik yang diwariskan secara turun-temurun dan semangat para perajin yang melestarikannya.
Pengalaman Pembuatan Kertas — Kuka / Kazuya Yamaguchi
Menggunakan air dari Sungai Tenjin, yang mengalir melalui area hotel, dan kozo (murbei kertas) yang ditanam di Kyoto, tamu dapat membuat sendiri selembar kertas washi secara manual di bawah bimbingan seniman Kazuya Yamaguchi. Pembuatan kertas telah lama menjadi bagian dari budaya daerah ini, dan nama hotel, "ROKU," bahkan menggemakan bacaan on'yomi dari karakter untuk "suku" (membuat kertas). Para tamu dapat membuat karya unik sambil terhubung dengan sejarah tanah tersebut dan semangat kriya di dalamnya.
Pengalaman Upacara Minum Teh — Caren Co., Ltd.
Di Takagamine, tempat Hon'ami Koetsu pernah membangun desa seniman dan memupuk kepekaan estetika Rinpa, para tamu dapat menikmati pengalaman upacara minum teh yang berpusat pada budaya teh yang mewakili budaya Jepang. Dipandu oleh semangat "wa-kei-sei-jaku" (harmoni, rasa hormat, kemurnian, dan ketenangan), para tamu menghabiskan momen tenang dengan kudapan kelas atas khusus yang dibuat hanya untuk pertemuan minum teh ini, "Takagamine no Akezuru" (Bangau Merah Takagamine). Olesan warna merah pada kudapan tersebut membawa harapan bagi masa depan hotel yang cerah dan agar ulang tahun ke-5 ini menandai babak baru ke depan. Motif bangau merujuk baik pada bangau yang digambarkan dalam karya Hon'ami Koetsu maupun simbolisme tradisional bangau tentang perayaan dan umur panjang.
Tentang ROKU KYOTO, LXR Hotels & Resorts

- Dibuka: 16 September 2021
- Lokasi: 44-1 Kinugasa Kagamiishi-cho, Kita-ku, Kyoto
- Kamar: 114
- Bersantap: TENJIN
- Spa: THE ROKU SPA