Program pengalaman sake baru bernama KomoSake Terrace akan diluncurkan di Konohana Brewery (木花之醸造所) di Asakusa, Tokyo, pada 1 April 2026. Dirancang untuk pemula, program ini menggabungkan kuliah tentang sake, sesi mencicipi terpandu empat varietas, dan kegiatan kerajinan langsung di mana peserta mendekorasi komodaru (tong sake tradisional) berukuran mini dan mengisinya dengan sake favorit mereka untuk dibawa pulang.


Sorotan Utama
- PEMANDU SAKE (duta sake) dengan pengetahuan mendalam tentang nihonshu membahas dasar-dasarnya — bahan-bahan, proses pembuatan bir, dan banyak lagi — dalam kuliah singkat dan mudah diakses selama kurang lebih satu jam
- Peserta mencicipi empat jenis sake yang dipilih oleh pendiri program, Mai Morita, Miss SAKE pertama, dan memilih favorit mereka untuk diisikan ke dalam komodaru mini untuk dibawa pulang sebagai suvenir
- Komodaru mini berukuran 300 ml dan dapat didekorasi dengan bebas dengan ilustrasi atau nama pribadi, menghasilkan kenang-kenangan yang benar-benar unik
- Pengalaman ini berlangsung di lingkungan pabrik bir yang berfungsi di mana peserta dapat merasakan aroma koji dan suasana fermentasi aktif
- Panduan tersedia dalam bahasa Jepang dan Inggris, membuat program ini dapat diakses oleh pengunjung internasional sebagai kegiatan Asakusa
Latar Belakang
Minat yang berkembang di Jepang di kalangan pengunjung internasional — bersamaan dengan lonjakan budaya makanan Jepang di luar negeri — telah menyebabkan peningkatan permintaan akan pengalaman yang lebih dari sekadar minum sake dan malah terlibat dengan orang-orang, proses, dan budaya di baliknya.
Pada saat yang sama, banyak orang, baik di Jepang maupun di luar negeri, tidak terbiasa dengan sejarah, bahan-bahan, dan metode produksi sake, dan menggambarkan sake sebagai sesuatu yang terasa “terlalu sulit” atau “di luar jangkauan.” KomoSake Terrace dirancang untuk menciptakan pusat yang ramah di mana para pemula ini dapat menemukan daya tarik sake.


Fitur Program
1. Buat “Komodaru Saya” yang Unik
Komodaru adalah tong sake tradisional Jepang yang diasosiasikan dengan perayaan dan acara-acara yang menguntungkan. Dalam program ini, peserta melukis ilustrasi atau menulis nama pada versi ukuran mini (300 ml) untuk membuat karya yang benar-benar orisinal. Setelah selesai, itu diisi dengan sake pilihan mereka dari sesi mencicipi.
Tong yang dilukis dengan tangan menjadi hadiah atau kenang-kenangan perjalanan yang ideal. Karena wadah bagian dalamnya adalah kaca, itu dapat diisi ulang dan digunakan kembali, dan juga berfungsi sebagai bagian interior dekoratif.


2. Pelajari Dasar-Dasar Sake — Ramah Pemula Berdasarkan Desain
PEMANDU SAKE — termasuk Mai Morita, Miss SAKE pertama — menjelaskan bahan-bahan sake, metode produksi, dan profil rasa dalam bahasa yang mudah. Program ini disusun sedemikian rupa sehingga siapa pun yang benar-benar baru mengenal sake dapat merasa nyaman dan terlibat sepanjang program.


3. Rasakan Suasana Pabrik Bir yang Sesungguhnya
Tempatnya adalah ruang restoran di dalam Konohana Brewery, pabrik sake kerajinan pertama Asakusa, yang dibuka pada Juni 2020. Peserta dapat merasakan aroma koji dan nuansa fermentasi aktif saat pengalaman berlangsung di lingkungan sebenarnya tempat sake dibuat. Tergantung pada waktu kunjungan, bahkan mungkin saja untuk mengamati proses pembuatan bir yang sedang berlangsung.


4. Dirancang untuk Tamu Internasional
Program ini beroperasi dalam bahasa Jepang dan Inggris, sehingga pengunjung luar negeri yang tidak terbiasa dengan sake dapat berpartisipasi dengan percaya diri. Sesi diadakan pada sore hingga sore hari, sehingga mudah untuk digabungkan dengan jalan-jalan atau berbelanja di Asakusa dan menawarkan pilihan baru bagi pengunjung Tokyo yang ingin mengisi waktu mereka dengan bermakna.

Alur Program (Kurang Lebih 60 Menit)
Langkah 1 — Kuliah Dasar-Dasar Sake
Dimulai dengan sambutan hangat, peserta menerima pengantar singkat dan mudah diakses tentang sejarah sake, bahan-bahan, dan proses pembuatan bir.
Langkah 2 — Sesi Mencicipi Sake Terpandu dengan PEMANDU SAKE
Perbandingan berdampingan dari empat varietas sake dengan profil rasa yang berbeda. Sake secara luas dikategorikan ke dalam empat jenis rasa, dan peserta mengalami sendiri perbedaan halus yang diciptakan oleh aroma, rasa, dan keterampilan pengrajin.
Langkah 3 — Buat Komodaru Anda
Peserta menyesuaikan komodaru mini (wadah sake tradisional) 300 ml dengan desain mereka sendiri, mengubahnya menjadi suvenir orisinal yang unik.
Langkah 4 — Isi dengan Sake Favorit Anda dan Ambil Foto Kenang-Kenangan
Komodaru diisi dengan sake yang dipilih selama sesi mencicipi, dan peserta berfoto bersama untuk menandai acara tersebut.

Ikhtisar Program
| Item | Detail |
|---|---|
| Merek Pengalaman | KomoSake Terrace |
| Nama Program | Ramah Pemula! Sesi Mencicipi Sake & Pembuatan Suvenir Orisinal (Komodaru Mini) |
| Tempat | Konohana Brewery (木花之醸造所), Gedung Komiya B1, 2-5-5 Komagata, Taito-ku, Tokyo |
| Akses | 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Asakusa (Jalur Tokyo Metro Ginza / Jalur Toei Asakusa / Jalur Tobu) Pintu Keluar A2a; 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Kuramae (Jalur Toei Oedo) Pintu Keluar A7 |
| Durasi | Kurang lebih 60 menit |
| Harga | ¥8.800 per orang (termasuk pajak) |
| Bahasa | Jepang / Inggris |
| Reservasi | Tersedia melalui situs web resmi: https://komosake.com/ |
| Minimum Peserta | 2 |
Tentang Pendiri
Mai Morita, yang bertugas sebagai PEMANDU SAKE untuk program ini, adalah Miss SAKE perdana dan telah mempromosikan budaya sake sebagai duta di seluruh Jepang dan internasional — termasuk acara di Monako, Brasil, Amerika Serikat, dan Prancis, yang mencakup 7 negara dan 11 kota. Dia juga telah menerbitkan buku panduan sake untuk Prefektur Niigata dan telah terlibat dalam penyelenggaraan “AOYAMA SAKE FLEA” yang diadakan di plaza Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa di Omotesando. Baru-baru ini, dia telah terlibat dalam proyek sake eksperiensial “sense of SAKE,” memproduksi sake bersama para penggemar.

Tentang KomoSake Terrace
KomoSake Terrace adalah merek pengalaman sake yang menggabungkan sesi mencicipi sake dengan kegiatan kerajinan langsung. Program ini dirancang untuk pemula baik di Jepang maupun di luar negeri, menawarkan satu alur pembelajaran, mencicipi, membuat, dan membawa pulang yang terhubung.
Nama tersebut mengandung arti ganda: “teras” sebagai ruang yang menyenangkan tempat cahaya berkumpul, dan kata kerja bahasa Jepang terasu (照らす, “menerangi”), yang mencerminkan keinginan untuk menyinari sake dan orang-orang serta wilayah yang terhubung dengannya.
Tujuan dari program ini adalah untuk memberi peserta pertemuan yang tulus dengan daya tarik sake, membantu mereka menemukan favorit mereka sendiri, dan memicu rasa ingin tahu yang lebih luas tentang pabrik bir dan budaya lokal di balik setiap botol — mulai dari Asakusa dan menjangkau ke luar.
