Sebuah mead baru yang terinspirasi dari mitologi Yunani kini tersedia di KURAND (クランド), sebuah toko minuman keras craft daring. "Kami no Mitsushu" (神の蜜酒), yang berarti "Mead para Dewa," mulai dijual pada 2 Juli 2026 pukul 17.00 melalui layanan crowdfunding KURAND, "Kurafan!"
Apa Itu Kami no Mitsushu?
Kami no Mitsushu diciptakan dengan tujuan untuk menghadirkan kembali "nektar," minuman para dewa dalam mitologi Yunani. Mengambil inspirasi dari sejarah mead, salah satu minuman beralkohol hasil fermentasi tertua, minuman ini menggunakan madu bunga linden yang dipanen di Hokkaido sebagai bahan utamanya. Minuman ini menawarkan rasa yang bersih dan menyegarkan yang dapat dinikmati langsung atau dicampur dengan soda, serta tersedia pula set mencicipi dalam jumlah terbatas.

Keunggulan Kami no Mitsushu
Menghadirkan Kembali "Nektar" Para Dewa Melalui Mead, Salah Satu Minuman Beralkohol Tertua
Kami no Mitsushu menghadirkan kembali mead (anggur madu), minuman yang menurut beberapa peneliti mitologi mungkin merupakan identitas asli di balik "nektar," minuman para dewa. Mead difermentasi hanya menggunakan madu, air, dan ragi, menjadikannya salah satu minuman beralkohol hasil fermentasi tertua yang diketahui. Bukti tertua yang diketahui berasal dari tembikar berusia sekitar 9.000 tahun yang ditemukan di situs arkeologi Jiahu di Tiongkok. Produk ini dikembangkan untuk menciptakan kembali, di masa kini, purwarupa dari apa yang dianggap sebagai minuman beralkohol tertua umat manusia.


Terbuat dari Nektar Bunga Linden, Pohon yang Juga Muncul dalam Mitologi
Bahan utama dalam Kami no Mitsushu adalah madu linden yang diproduksi di Hokkaido. Pohon linden muncul sebagai pohon suci dalam mitologi Nordik, Yunani, dan mitologi lainnya, serta dapat hidup hingga 1.000 tahun. Madu tersebut dikumpulkan oleh lebah selama periode mekar musim panas yang singkat, hanya dua hingga tiga minggu, yang diambil dari nektar bunganya. Madu ini memiliki aroma bunga, sentuhan herbal yang lembut, dan rasa manis yang halus, serta diproses dengan cara yang mempertahankan rasa manis alami madu.
Tempat Pembuatan Bir yang Berpengalaman dari Fukushima dengan Keahlian Mead yang Mendalam Mengekspresikan Rasa Manis Madu yang Menyegarkan
Kami no Mitsushu dikembangkan bersama dengan Mine no Yuki Shuzojo, tempat pembuatan sake yang sudah lama berdiri di Prefektur Fukushima yang menjadi salah satu yang pertama di Jepang dalam memproduksi berbagai jenis mead dan telah mengasah teknik untuk menonjolkan karakter madu. Berdasarkan deskripsi yang ditemukan dalam mitologi, para pembuat bir bertujuan untuk menciptakan rasa kering dengan kadar alkohol dan tingkat gula yang terkendali. Hasilnya adalah tekstur yang ringan dan halus yang cocok dipadukan dengan makanan, mengekspresikan kesegaran madu yang renyah dan rasa manis yang tertinggal di lidah.

Detail Produk

Kami no Mitsushu
- Jenis: Liqueur
- Kandungan alkohol: 8%
- Volume: 375 ml
- Bahan: Madu (dalam negeri)
Jajaran Paket
- [Super Early Bird] Kami no Mitsushu: ¥3.390 (termasuk pajak)
- [Early Bird] Kami no Mitsushu: ¥3.590 (termasuk pajak)
- [Early Bird] Set 2 botol Kami no Mitsushu: ¥6.780 (termasuk pajak)
- Kami no Mitsushu: ¥3.990 (termasuk pajak)
- Set 2 botol Kami no Mitsushu: ¥7.180 (termasuk pajak)
- Set 3 botol Kami no Mitsushu: ¥9.500 (termasuk pajak)
- Set 6 botol Kami no Mitsushu: ¥17.950 (termasuk pajak)
- [Set Mencicipi 2 Botol Finest Honey Wine] Kami no Mitsushu + mead buah eksklusif yang tidak dijual di ritel umum: ¥7.680 (termasuk pajak)
- [Set Mencicipi 2 Botol Romance-Filled Honey Wine] Kami no Mitsushu + mead misterius eksklusif yang tidak dijual di ritel umum: ¥8.270 (termasuk pajak)
Periode Penjualan: 2 Juli 2026 (Kamis) 17.00 – 30 Juli 2026 (Kamis) 24.59
Pengiriman: Diperkirakan akan dikirim secara bertahap mulai akhir Agustus
Metode Penjualan: Layanan crowdfunding "Kurafan!"
Halaman Proyek: https://kurand.jp/products/kaminomitsushu