Kompleks Kreatif di Ichijoji, Kyoto — "oniwa" Akan Dibuka pada 2027

Diterbitkan: 29 April 2026
Kompleks Kreatif di Ichijoji, Kyoto — "oniwa" Akan Dibuka pada 2027

Sebuah fasilitas kompleks baru bernama "oniwa" (おにわ) dijadwalkan dibuka pada tahun 2027 di Ichijoji, Sakyo Ward, Kyoto. Dibangun dengan semangat untuk mengejar "karya" secara mandiri dan menjajaki "karya" bersama orang lain, oniwa dirancang untuk menyatukan komunitas yang beragam — pelajar, kreator lokal maupun mancanegara, perajin tradisional, bisnis lokal, dan anggota masyarakat — semua individu yang aktif bekerja di bidangnya masing-masing, baik di sektor publik maupun swasta.

oniwa menganggap setiap tindakan kreatif seseorang, yang dibentuk oleh sudut pandang dan kepekaan estetika mereka sendiri, sebagai "kebun milik sendiri," dan situasi yang muncul dari rangkaian tindakan kreatif individu sebagai "kebun kolektif." Di dalam oniwa, "kepekaan estetika" tidak didefinisikan sebagai sesuatu yang memerlukan pengetahuan khusus, melainkan sebagai "pandangan atau perspektif di mana setiap orang merasa nyaman" dan "situasi yang menggerakkan hati." Tujuannya adalah agar setiap individu dapat membina keadaan di mana "berkarya terasa menyenangkan," melalui pengejaran penciptaan secara individu maupun eksplorasi kolaboratif dalam berkarya bersama.

Peserta dalam proyek ini antara lain monoya, arsitek Shin Tomita (Hibi), Yasuhiro Kuraoka (kraft), desainer grafis Ryuta Mizusako, fotografer dokumenter Mizuki Kobayashi, manajer proyek Shinpei Sakata (Nue Inc.), editor Moe Nishiyama, direktur kreatif Takumi Bando (POWER OF VIEW), dan firma perencanaan real estat Kawabata-gumi. Proyek ini dibentuk terutama oleh para kreator yang berbasis di Kyoto.

Visual utama dirancang oleh desainer grafis Kazuki Kobayashi. Visual tersebut muncul dari tindakan kreatif yang berakar pada ruang hidup sehari-hari — bentuk-bentuk yang dikumpulkan dari kehidupan sehari-hari disusun seperti buku stiker, dan bentuk, pengaturan, penggunaan ruang negatif, serta interpretasi yang dihasilkan menciptakan visual akhir.

●INFORMASI

Nama Fasilitas: "oniwa"
Pembukaan: 2027 (direncanakan)
Instagram: https://www.instagram.com/oniwa_kyoto

Latar Belakang

Kyoto dikatakan memiliki rasio pelajar terhadap populasi prefektur tertinggi di Jepang.* Ichijoji, yang dikelilingi oleh banyak universitas, memiliki potensi khusus untuk membentuk industri, budaya, dan lingkungan masa depan di Kyoto. oniwa bertujuan untuk membuka ruang di mana setiap individu dapat merasakan bahwa "berkarya itu menyenangkan," mendorong keberlanjutan budaya, sirkulasi orang, dan pertumbuhan nilai lokal.

*Rasio pelajar terhadap populasi prefektur / 2022

Konsep


Foto: Reo Arimoto

Berbasis di Ichijoji, Kyoto, oniwa adalah kebun terbuka untuk mengejar tindakan "berkarya" secara individu dan menjelajahi "berkarya" bersama orang lain. Berkumpul di oniwa adalah para pelajar, kreator lokal dan internasional, perajin tradisional, bisnis lokal, dan anggota komunitas — individu yang aktif mengejar bidang mereka sendiri di seluruh sektor publik dan swasta. Melampaui ruang yang familiar dan domain yang sudah dikenal, rangkaian tindakan kreatif yang muncul dari sudut pandang dan kepekaan estetika masing-masing individu bertujuan untuk menghasilkan keadaan di mana "berkarya terasa nyaman" bagi setiap orang, merawat tanah untuk penciptaan.

Konsep Arsitektur

  1. Arsitektur sebagai Ekspansi — Batas Ambigu yang Tidak Pernah Tertutup Sepenuhnya

    Cahaya masuk, angin bertiup, air menyebar, dan tatapan bertemu. Sama seperti orang, tanaman, dan banyak hal berbeda yang hidup berdampingan di sana melintasi batas fisik, arsitektur oniwa berbentuk "batas ambigu." Alih-alih memisahkan bagian dalam dari luar, ia diciptakan sebagai entitas yang tidak pernah tertutup sepenuhnya — memiliki garis luar yang lembut dan dapat diperluas yang ditentukan oleh elemen alam dan kekuatan eksternal.

  2. Ruang yang Belum Selesai yang Diperbarui oleh Kepekaan Estetika Para Pembuatnya

    Apa yang diciptakan arsitek di oniwa adalah ruang yang belum selesai. Para pembuat bentuk — desainer furnitur, desainer produk, tukang kebun, desainer kain, pandai besi, dan desainer grafis — serta pembuat sistem — desainer komunitas, fasilitator, dan desainer bisnis — berkumpul bersama. Saat kepekaan estetika mereka bersinggungan, desain oniwa diperbarui dari hari ke hari.

  3. Situasi yang Lahir dari Rekonstruksi Hubungan

    Dimensi, material, dan kombinasi fisik yang membentuk arsitektur dibebaskan dari konsep tetap dan format standar. Rasa disonansi yang muncul, dikombinasikan dengan persilangan pandangan para pembuat yang berkumpul di lokasi, menghasilkan benih-benih penciptaan baru. Meski dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, hubungan yang muncul di dalam oniwa terus bertransformasi dan berkembang.

Tim

monoya: Direktur
Takumi Bando (POWER OF VIEW): Direktur Kreatif
Shin Tomita (Hibi): Desain Arsitektur
Yasuhiro Kuraoka (kraft): Desain Arsitektur
Ryuta Mizusako: Desain Konten
Moe Nishiyama: Pengembangan Konsep + Penyuntingan
Shinpei Sakata (Nue Inc.): Manajer Proyek
Mizuki Kobayashi: Fotografi Dokumenter

Veig: Desain Penanaman