Merek gaya hidup Lei, yang telah menerima penghargaan desain internasional termasuk Red Dot Design Award dan iF Design Award, akan menjadi tuan rumah bagi pameran tunggal perdana seniman lakuer Tasuku Murose, "Across Mountains and Clouds" (山と雲を渡る), di Lei Gallery Tokyo mulai Sabtu, 27 Juni 2026. Ini merupakan pameran tunggal pertama Murose.
Murose lulus dari Fakultas Lingkungan dan Studi Informasi di Universitas Keio, kemudian meraih gelar doktor di bidang studi properti budaya dari Sekolah Pascasarjana Sastra Universitas Tsurumi. Setelah bertahun-tahun melakukan praktik artistik dan penelitian bersama ayahnya, seniman lakuer Kazumi Murose, ia mulai berkarya secara mandiri pada tahun 2023. Saat ini, ia membagi waktunya antara Tokyo dan pegunungan Oku-Kuji di Prefektur Ibaraki, tempat ia membudidayakan, menciptakan, dan berbagi seni lakuer urushi. Pameran ini menampilkan total 15 karya, dengan fokus pada 13 karya baru yang dibuat menggunakan teknik maki-e dan raden.
Pameran untuk Musim Hujan

Satu tetes hujan yang jatuh dari awan menjadi aliran air, melintasi gunung, dan kembali ke awan.
Pameran ini berakar pada kontemplasi tentang alam yang senantiasa bertransformasi dan bersirkulasi.
Mengambil titik awal dari lanskap dan sensasi yang ia temui di pegunungan Oku-Kuji, Murose bekerja dengan urushi—sebuah material yang sifatnya berubah seiring kelembapan—untuk melacak garis besar dari segala sesuatu yang terus berubah.
Lakuer, yang dibangun lapis demi lapis dari getah pohon, menghasilkan kilau yang mendalam dan kesan dimensi. Tampilannya berubah secara halus tergantung pada kelembapan dan kualitas cahaya.
Judul "Across Mountains and Clouds" menyiratkan perspektif yang mengamati hal-hal dalam perubahan terus-menerus saat mereka bergerak di antara alam dan musim.
Pameran yang diadakan selama musim hujan ini menciptakan ruang di mana pengunjung dapat merasakan sepenuhnya jangkauan ekspresif lakuer—sebuah material yang menampilkan sisi berbeda tergantung pada cahaya, udara, dan kelembapan.
Karya Unggulan
Pameran ini menyajikan total 15 karya, termasuk 13 karya baru, yang semuanya dapat dilihat dan dibeli.
Tema 1: Air

Karya 乾漆蒔絵水盤「雲の泉」(Bejana air maki-e lakuer kering "Cloud Spring") dan 乾漆蒔絵水器「灯」(Wadah air maki-e lakuer kering "Light") mengambil konsep "menghiasi air", menggunakan bentuk bejana dan wadah untuk merenungkan air yang bersirkulasi di antara langit dan bumi.
Tema 2: Awan

蒔絵額「雲」(Karya berbingkai maki-e "Cloud") dan 蒔絵額「気流」(Karya berbingkai maki-e "Air Current") termasuk dalam seri karya berbingkai. Melalui maki-e yang halus, karya-karya ini menggambarkan awan yang melayang melalui lembah gunung, angin yang melintasi jurang, serta sensasi dan jejak alam yang ada sebelum menjadi kata-kata.
Tema 3: Tanaman

蒔絵螺鈿香合「紫陽花」(Kotak dupa raden maki-e "Hydrangea"), 蒔絵香合「公孫樹」(Kotak dupa maki-e "Ginkgo"), 花杯「白椿」(Cangkir bunga "White Camellia"), dan 花杯「福寿草」(Cangkir bunga "Pheasant's Eye") mengekspresikan vitalitas dan kecemerlangan sesaat tanaman—saat bertunas, mekar, dan menguning di musim gugur.
Tema 4: Bulan

蒔絵酒杯額「月暦」(Bingkai cangkir sake maki-e "Moon Calendar"), 蒔絵酒杯「望月」(Cangkir sake maki-e "Full Moon"), dan 蒔絵酒杯「寝待月」(Cangkir sake maki-e "Waiting Moon") mengambil tema pasang surut bulan. Saat sake dituangkan, cangkir sedikit miring, dan bubuk emas yang ditaburkan di dalamnya menciptakan ekspresi kompleks yang terus berubah.
Sorotan Pameran
Pameran Tunggal Pertama Tasuku Murose
Pameran ini menandai pameran tunggal perdana bagi Murose, yang telah menekuni seni lakuer dari perspektif kreatif maupun akademis. Berfokus pada karya-karya baru yang dibuat sejak ia berkarya mandiri pada tahun 2023, pameran ini menyatukan teknik dan ekspresinya saat ini dalam satu ruang.
Karya yang Lahir dari Alam Oku-Kuji




Di balik setiap karya terdapat lanskap pegunungan Oku-Kuji, pergantian musim, udara yang sarat kelembapan, serta kesan air dan awan yang bersirkulasi. Meskipun menggunakan teknik tradisional maki-e dan raden, karya-karya ini mencerminkan pengalaman nyata seniman terhadap alam di dunia kontemporer.
Pengalaman Menikmati yang Berubah dengan Kelembapan dan Cahaya
Seni lakuer mengubah kesan bergantung pada cahaya, kelembapan, dan kondisi udara. Di Lei Gallery Tokyo, cahaya alami dari jendela, bayangan yang dihasilkan di dalam ruangan, dan kilau yang hinggap di permukaan karya akan saling merespons, memungkinkan pengunjung menikmati ekspresi yang berbeda tergantung pada waktu dan cuaca.
Ringkasan Pameran
| Item | Detail |
|---|---|
| Nama Pameran | Pameran Seni Lakuer Tasuku Murose "Across Mountains and Clouds" |
| Tanggal | Sabtu, 27 Juni – Sabtu, 4 Juli 2026 |
| Tempat | Lei Gallery Tokyo |
| Alamat | UEHARA TERRACE 1F, 1-30-12 Uehara, Shibuya-ku, Tokyo 151-0064 |
| Jam Buka | 11.00 – 19.00 (hari penutupan hingga 17.00) |
| Kehadiran Seniman | Seniman hadir setiap hari |
| Tiket Masuk | Gratis |
| Penjualan | Karya tersedia untuk dibeli |
Pengunjung tanpa reservasi disambut selama pameran berlangsung. Reservasi disarankan bagi mereka yang ingin mendapatkan tur berpemandu oleh sang seniman.
Tentang Seniman

Tasuku Murose (室瀬 祐)
Lahir di Tokyo pada tahun 1985 sebagai putra kedua dari seniman lakuer Kazumi Murose. Ia lulus dari Fakultas Lingkungan dan Studi Informasi di Universitas Keio dan meraih gelar doktor di bidang studi properti budaya dari Sekolah Pascasarjana Sastra Universitas Tsurumi.
Selain membuat seni lakuer, ia meneliti material dan teknik properti budaya di Jepang dan luar negeri serta aktif dalam dunia pendidikan. Pada Juni 2023, ia pindah ke wilayah Oku-Kuji di Prefektur Ibaraki—salah satu area penghasil lakuer terkemuka di Jepang—di mana ia mendirikan studio 工房 山のは (Yamanowa Studio). Pada saat yang sama, ia membuka 文化交流拠点 なかの雲 (Nakano Kumo), sebuah pusat pertukaran budaya di lingkungan perumahan di Nakano, Tokyo.
Sejak saat itu, ia berpindah antara Tokyo dan Oku-Kuji, mengejar kegiatan yang berfokus pada pembudidayaan pohon lakuer, menciptakan karya, dan berbagi seni lakuer.