Produk Unggulan dari Tempat Kelahiran Gyokuro, Uji Ogura. Yamamotoyama Meluncurkan “Gyokuro Petik Tangan Uji Ogura” Edisi Terbatas 800 Buah Mulai 27 Januari

Diterbitkan: 27 Januari 2026
Produk Unggulan dari Tempat Kelahiran Gyokuro, Uji Ogura. Yamamotoyama Meluncurkan “Gyokuro Petik Tangan Uji Ogura” Edisi Terbatas 800 Buah Mulai 27 Januari

Yamamotoyama Co., Ltd. (Kantor Pusat: Nihonbashi, Chuo-ku, Tokyo; Presiden: Nami Yamamoto) akan merilis “Gyokuro Petik Tangan Uji Ogura,” yang terbuat dari 100% daun teh langka dari Uji Ogura di Kyoto, tempat kelahiran gyokuro, mulai 27 Januari 2026 (Selasa), dalam edisi terbatas 800 buah.

Gyokuro Petik Tangan Uji Ogura

Latar Belakang Pengembangan: Mewarisi Tradisi dan Mendefinisikan Ulang “Waktu Berharga”

Pada tahun 1835 (Tenpō 6), master generasi keenam Yamamotoyama, Kahei Yamamoto, menemukan gyokuro di Ogura, Uji. Di era di mana efisiensi diprioritaskan dan budaya menyeduh teh dalam kyusu (teko) memudar, Yamamotoyama sengaja mengkomersialkan “gyokuro tertinggi yang paling padat karya.” Produk ini mengusulkan waktu mewah untuk menunggu beberapa menit demi ekstraksi lembut dengan air hangat—sebuah pesan baru dari Yamamotoyama.

Fitur Produk dan Kelangkaan

1. Daun Teh dari Tanah Suci “Ogura” yang Dilindungi Hanya oleh Dua Perkebunan

Saat ini, hanya dua perkebunan di Ogura yang memproduksi gyokuro. Di area ini, yang dulunya menghadap Danau Ogura dan menjadi lokasi produksi teh premium berkat pemupukan melimpah yang dimungkinkan oleh transportasi air, sekitar satu ton daun teh yang sangat langka yang dipanen selama satu bulan di bulan Mei digunakan.

2. Komitmen terhadap “Petik Tangan (Bentuk Alami)” Tanpa Merusak Kuncup

Tidak seperti kebun teh “berbentuk kamaboko” pada umumnya, pemetik terampil dengan hati-hati memetik “satu kuncup dan dua daun” dari ladang tempat cabang tumbuh secara alami. Tidak seperti panen mesin, metode ini tidak merusak daun, menghilangkan rasa sepat akibat oksidasi pada permukaan yang terpotong dan menonjolkan umami gyokuro yang jernih.

3. “Pematangan Musim Dingin” Menciptakan Aroma Mulia dan Umami yang Dalam

Periode pematangan, yang biasanya hingga musim gugur, telah diperpanjang hingga musim dingin. Berdasarkan tidak adanya rasa sepat dari pemetikan tangan, pematangan lebih lanjut memperdalam umami dan menciptakan aroma mulia yang melewati rongga hidung.

Memetik teh dengan tangan di Uji

Kebun teh di Uji

Profil Rasa dan Aroma

  • Rasa: Umami yang kaya namun menyegarkan tanpa rasa pahit
  • Aroma: Aroma khas dan elegan yang mengingatkan pada rumput laut nori berkualitas tinggi, dikenal sebagai “aroma tertutup” (ooi-ka)
  • Pasangan: Paling nikmat disajikan dengan kue atau hidangan penutup Jepang ringan yang tidak akan mengalahkan karakter teh

Detail Produk Baru

  • Nama Produk: Gyokuro Petik Tangan Uji Ogura (GR-UT)
  • Isi: 30g daun teh
  • Harga: ¥10.800 (termasuk pajak)
  • Baik Sebelum: 240 hari (belum dibuka)
  • Tanggal Rilis: 27 Januari 2026 (Selasa)
  • Jumlah Penjualan: Terbatas 800 buah
  • Kemasan: Kotak kayu, kaleng asli, pembungkus furoshiki
  • Gerai Penjualan: Toko Yamamotoyama di seluruh negeri dengan staf penjualan, toko online resmi, dan pengecer yang menjual produk hadiah Yamamotoyama
  • URL: https://yamamotoyama.co.jp/pages/ujigyokuro

Kemasan produk Gyokuro

Gyokuro dalam kotak presentasi

Lokasi Toko

Tentang Yamamotoyama

Didirikan pada tahun 1690 (Genroku 3) oleh Kahei Yamamoto generasi pertama di Nihonbashi, Edo, didorong oleh keinginan untuk “membiarkan banyak orang mencicipi teh lezat dari Uji.” Perusahaan ini dikenal sebagai pedagang teh terkemuka Edo dengan menjadi yang pertama menjual “Aoseisen-cha” (teh hijau segar) di Edo. Pada tahun 1835, Kahei Yamamoto generasi keenam menemukan gyokuro. Sejak era Showa, perusahaan mulai menjual rumput laut nori dan terus memberikan nilai baru melalui teh dan nori ke pasar domestik dan internasional, melampaui tradisi.