yuppa, toko makanan cepat saji sehat di area Omotesando, Tokyo, yang dikenal dengan hidangan berbahan dasar yuba segar (kulit susu kedelai) dari Kyoto, meluncurkan menu kolaborasi baru dengan Sea Vegetable LLC, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang budidaya dan penelitian rumput laut. Mulai Senin, 6 Juli hingga Minggu, 6 September 2026, toko yuppa di Omotesando akan menyajikan "SUMMER SPICY MAZESOBA", mazesoba pedas dingin yang dibuat dengan rumput laut.

Kian Parahnya Panas Musim Panas di Jepang
Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan suhu musim panas akibat pemanasan global telah menjadi masalah sosial yang berkembang di Jepang, meningkatkan risiko kesehatan dan membebani kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2025, hari dengan panas ekstrem 35°C atau lebih tercatat di seluruh negeri, dengan suhu tinggi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Mulai April 2026, indikator risiko panas baru yang disebut "gokusho-bi" (hari panas ekstrem) juga akan diperkenalkan untuk menandai hari-hari dengan risiko serangan panas yang sangat tinggi, yang menegaskan pentingnya tindakan pencegahan terhadap panas.
Selain itu, cuaca panas ekstrem kian sering berlanjut hingga bulan September dalam beberapa tahun terakhir, memperpanjang durasi musim panas di Jepang melebihi apa yang terjadi di masa lalu. Perubahan lingkungan ini telah meningkatkan permintaan akan produk dan layanan yang memudahkan pengelolaan panas dan kesehatan sehari-hari.
Perubahan Ekosistem Laut di Tengah Pemanasan Global
Kenaikan suhu laut akibat pemanasan global juga memberikan dampak besar pada ekosistem laut.
Seiring naiknya suhu laut, biota laut herbivora seperti ikan beronang, ikan kakatua, dan bulu babi — yang biasanya kurang aktif selama bulan-bulan musim dingin saat rumput laut bertunas — menjadi lebih aktif sepanjang tahun. Akibatnya, rumput laut sering dimakan sebelum sempat tumbuh sepenuhnya, dan area rumput laut menyusut dari tahun ke tahun, yang memicu kekhawatiran tentang dampaknya terhadap keanekaragaman hayati laut dan sumber daya perikanan.
Untuk mengatasi hal ini, Sea Vegetable berupaya meregenerasi area rumput laut yang menghilang dengan menerapkan teknologi pembibitan dan budidaya mereka. Daripada sekadar memproduksi dan menjual rumput laut, perusahaan membangun siklus kebajikan bagi laut dan ekonomi lokal dengan menggunakan budidaya rumput laut sebagai dasar bagi penciptaan lapangan kerja lokal dan industri berkelanjutan.
Kolaborasi ini lahir dari keinginan untuk menggunakan daya tarik makanan lezat sebagai cara untuk memperkenalkan isu lingkungan laut kepada masyarakat, serta membuat pilihan yang mengarah pada masa depan yang lebih berkelanjutan menjadi lebih mudah diakses.
Dua Perusahaan Membawa Bahan Tradisional Jepang ke Masa Depan
yuppa dan Sea Vegetable berbagi tujuan yang sama: menciptakan nilai baru dari bahan-bahan tradisional Jepang dan mewariskannya ke generasi berikutnya. Yuba dan rumput laut telah lama mendukung budaya kuliner Jepang, namun perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan yang lebih beragam membuat keduanya jarang dikonsumsi saat ini, sementara lokasi produksi menghadapi tantangan seperti kekurangan tenaga kerja dan tenaga kerja yang menua.
yuppa telah berupaya menciptakan permintaan baru bagi yuba tradisional Kyoto dengan mengemasnya kembali sebagai makanan cepat saji yang sehat dan mudah dinikmati. Sementara itu, Sea Vegetable berupaya menuju industri rumput laut yang berkelanjutan melalui budidaya dan penelitian rumput laut sambil memperkenalkan daya tariknya kepada audiens yang lebih luas.
Kolaborasi ini merupakan tantangan bagi kedua perusahaan untuk memperbarui bahan tradisional demi gaya hidup modern, mempertahankan nilainya sembari membawanya ke masa depan.
SUMMER SPICY MAZESOBA: Mazesoba Mala Dingin yang Dibalut Yuba Kyoto
"SUMMER SPICY MAZESOBA" adalah mazesoba mala dingin yang dibalut yuba Kyoto yang lembut, dirancang agar mudah disantap bahkan saat panas musim panas mengurangi nafsu makan Anda. Di dalam balutan yuba yang lembut terdapat mazesoba yang dibuat dengan mi soba teh sebagai dasar, diisi dengan salad rumput laut mala spesial yang menggunakan "tosakanori" dan "wakahijiki" dari Sea Vegetable. Tekstur kenyal dari tosakanori yang berwarna merah cerah dan tekstur renyah wakahijiki — yang terbuat dari tunas muda hijiki domestik yang sangat dihargai — berpadu dengan sensasi mala yang pas, menciptakan cita rasa yang berubah di setiap gigitan. Krim keju memberikan aksen lembut, melengkapi hidangan yang menyeimbangkan kesegaran musim panas dengan kepuasan rasa. Melalui produk ini, yuppa dan Sea Vegetable berharap dapat menghadirkan kemungkinan baru bagi rumput laut dan yuba segar, serta mendekatkan daya tarik bahan tradisional Jepang kepada lebih banyak orang.
*Tosakanori dan wakahijiki yang digunakan dalam produk ini adalah rumput laut yang diproduksi dan didistribusikan oleh Sea Vegetable; masing-masing dipilih untuk hidangan ini karena tekstur dan rasanya yang khas.

Nama produk: SUMMER SPICY MAZESOBA
Ketersediaan: 6 Juli (Senin) hingga 6 September (Minggu), 2026
Harga: ¥1.400
Bahan: Yuba segar / mazesoba soba teh / tahu hancur / mentimun / ubi gunung / mizuna / tomat ceri / salad rumput laut mala / krim keju / kuruma-fu (gluten gandum) yang dimasak ala kakuni
yuppa Omotesando
Alamat: Seinan Building 2F, 5-9-21 Minami-Aoyama, Minato-ku, Tokyo 107-0062
Akses: 1 menit berjalan kaki dari Pintu Keluar B3 Stasiun Omotesando
Jam Operasional: 11:00–20:00 (rencana; dapat berubah sewaktu-waktu)
Hari Libur: Tidak ada hari libur tetap (tutup selama liburan Tahun Baru)
Situs web: https://yuppa.co.jp
Instagram: https://www.instagram.com/yuppa_official/