Hoshinoya Karuizawa Menawarkan Menu Terbatas Awal Musim Panas “Yama no Kaiseki” Mulai Mei 2026

Diterbitkan: 2 April 2026
Hoshinoya Karuizawa Menawarkan Menu Terbatas Awal Musim Panas “Yama no Kaiseki” Mulai Mei 2026

Ruang makan utama Hoshinoya Karuizawa — Nihon Ryori Kasuke — menyajikan edisi terbatas awal musim panas dari makan malam "Yama no Kaiseki" (Kaiseki Gunung) mulai 1 Mei hingga 30 Juni 2026. Hidangan ini berpusat pada bahan-bahan musiman dari pegunungan dan sungai Shinshu, termasuk ikan trout yamame, abalon, batang talas putih, dan sayuran gunung pada puncaknya, dikombinasikan dengan teknik kuliner Jepang untuk membangkitkan pemandangan hijau baru Karuizawa yang subur.

Tentang Makan Malam Musiman "Yama no Kaiseki"

Di Nihon Ryori Kasuke, makan malam "Yama no Kaiseki" memanfaatkan kekayaan Shinshu — sayuran liar, hasil dataran tinggi, jamur, daging buruan, dan ikan sungai. Dapur bertujuan untuk mengeluarkan umami alami dari setiap bahan melalui metode persiapan yang dipilih dengan cermat, mengekspresikan perubahan musim Karuizawa sepanjang hidangan. Bahan-bahan gunung bergantian sebagai pusat dan sebagai elemen pendukung, dengan interaksi antara hasil bumi dan bumbu yang membentuk inti dari setiap hidangan.

Sorotan Menu Awal Musim Panas

Sakizuke: Ryokuaoi (緑葵)

Sakizuke Ryokuaoi — membangkitkan hydrangea saat hujan

Hidangan pembuka menampilkan abalon, batang talas putih (shirouzuki), dan okra — semuanya pada puncak awal musim panas mereka. Abalon dikukus dengan sake dan kombu, memberikan aroma asin yang halus dan tekstur montok dan lembut yang dipadukan dengan kerenyahan batang talas putih yang renyah dan menyegarkan. Agar-agar berwarna-warni yang diwarnai dengan warna ungu kinjisome (Gynura) ditaburi okra hijau zamrud yang diparut halus, membangkitkan bunga hydrangea yang basah kuyup oleh hujan. Aroma sejuk kinjisome dan okra melengkapi umami alami dari bahan-bahan utama.

Kawari: Rikka (立夏)

Kawari Rikka — mewakili aliran gunung di awal musim panas

Dikenal sebagai "ratu aliran gunung", ikan trout yamame digoreng dengan tepung kudzu, menyegel rasa kaya ikan di dalam kulit yang renyah dan harum. Itu dipasangkan dengan zenmai (pakis kerajaan) yang membawa sedikit rasa pahit, disandingkan dengan tahu rasa wijen yang kaya. Sushi anago (belut conger) manis yang direbus dengan lembut terselip di bawah nasi shari cuka merah dan dipercerah dengan sentuhan sansho (lada Jepang). Warna kuning dari labu dan talas, hijau dari kacang arab, dan merah dari gurita rebus menambahkan warna cerah ke piring, melapisi rasa pahit, manis, dan umami untuk membangkitkan aliran dan puncak awal musim panas yang subur.

Yakizakana: Hachijuhachiya (八十八夜)

Yakizakana Hachijuhachiya — menangkap angin hijau awal musim panas

Saat tutup keranjang bambu diangkat, napas awal musim panas memenuhi udara. Ikan sea bass (suzuki) berlemak dipanggang dengan saus khusus shin-cha (teh hijau pertama) dan miso, memberikan hasil akhir yang harum dan gurih. Setiap gigitan memadukan aroma arang yang berasap dengan aroma teh panen baru yang segar dan awet muda, meninggalkan aftertaste yang bersih dan menyegarkan. Sebagai pembersih langit-langit mulut, junsai (perisai air) disajikan dengan sedikit saus sebagai hidangan cuka, teksturnya yang halus dan meluncur memberikan kontras yang lembut. Hidangan ini menangkap perasaan angin hijau awal musim panas.

Ikhtisar Yama no Kaiseki

  • Periode: 1 Mei – 30 Juni 2026
  • Harga: ¥21.780 per orang (termasuk pajak dan biaya layanan; biaya akomodasi terpisah)
  • Reservasi: Diperlukan — pemesanan diterima melalui situs web resmi (https://hoshinoresorts.com/ja/hotels/hoshinoyakaruizawa/)
  • Kelayakan: Tamu yang menginap di Hoshinoya Karuizawa
  • Catatan: Bahan dan detail menu dapat berubah tergantung ketersediaan.

Tentang Koki: Junya Ikejiri

Setelah pelatihan di restoran dan hotel tradisional Jepang di Kyoto dan Osaka, Junya Ikejiri menjabat sebagai kepala koki di ryokan onsen yang sudah lama berdiri di Prefektur Hyogo sejak 2015. Dia bergabung dengan Hoshino Resorts pada tahun 2023 dan menjadi kepala koki Nihon Ryori Kasuke di Hoshinoya Karuizawa pada tahun 2024. Pendekatannya berfokus pada perluasan potensi setiap bahan sambil menjalin lanskap lokal, perubahan musim, dan kalender tradisional Jepang.

Tentang Nihon Ryori Kasuke

Ruang makan Nihon Ryori Kasuke

Nihon Ryori Kasuke dirancang dengan tempat duduk tamu yang dibayangkan sebagai "dasar sungai", jalan setapak sebagai "sungai", dan dinding granit di satu sisi sebagai "gunung". Pengunjung melihat keluar melalui jendela besar ke taman sawah bertingkat. Masakan, interior, dan taman semuanya mengalir bersama sebagai satu pengalaman. Para tamu dipersilakan untuk makan dengan pakaian kerja samue gratis di resor, bersantai di tempat duduk kotatsu cekung yang luas.