HOSHINOYA Okinawa Perkenalkan Menu Musim Semi untuk Hidangan Makan Malam “Ryukyu Gastronomia — Bellezza”

Diterbitkan: 25 Februari 2026
HOSHINOYA Okinawa Perkenalkan Menu Musim Semi untuk Hidangan Makan Malam “Ryukyu Gastronomia — Bellezza”

HOSHINOYA Okinawa, sebuah resor tepi pantai mewah di Desa Yomitan, Okinawa, meluncurkan pembaruan menu musim semi untuk hidangan makan malam “Ryukyu Gastronomia — Bellezza” mulai 1 Maret 2026. Menu baru ini berpusat pada hasil laut berupa kerang dan rumput laut dari perairan Okinawa yang kaya, dengan setiap hidangan dirancang untuk membimbing pengunjung menuju kesejahteraan melalui bahan-bahan musiman yang unik di pulau subtropis ini.

Konsep yang Berakar pada Kebijaksanaan Ryukyu

Gosen Honsou

Gosen Honsou (御膳本草), sebuah ringkasan herbal yang disusun oleh kepala dokter Kerajaan Ryukyu, memunculkan ajaran “Kusui-mun” — gagasan bahwa diet seimbang dapat berfungsi sebagai obat. Di HOSHINOYA Okinawa, filosofi ini ditafsirkan sebagai “kecantikan untuk tubuh,” yang membentuk konsep di balik hidangan makan malam “Bellezza” (bahasa Italia untuk “kecantikan”). Tim dapur menggunakan bahan-bahan musiman asli daerah subtropis dan meningkatkannya melalui teknik kuliner Italia, menciptakan gastronomi yang berakar kuat di Okinawa.

Menu Hidangan Musim Semi 2026

Hidangan Pembuka Dingin yang Lembut dari Laut

Potassium: Cold appetizer of asa seaweed, sea grapes, and kuruma shrimp

Hidangan pembuka, berjudul “Potassium,” memasangkan udang kuruma dan asa (rumput laut aosa) dengan keju burrata yang lembut, dalam kaldu udang yang dibuat seperti jeli. Diselesaikan dengan anggur laut, hidangan dingin ini menawarkan aroma laut yang lembut dan umami pekat dari udang kuruma. Kombinasi bahan-bahan laut memberikan potasium, yang diharapkan dapat membantu mengurangi kembung dan kelelahan.

Hidangan Pasta dan Ikan yang Menampilkan Kerang Okinawa Musiman

Amino Acid: Sazae (turban shell) linguine

Mineral: Miibai fish and yakokai (luhuanus) clam cartoccio

Kerang dari perairan Okinawa yang melimpah telah lama menjadi sumber nutrisi penting. Dua hidangan — satu menampilkan sazae (kerang turban), yang lainnya kerang yakokai (luhuanus) — menjadi sorotan selama bagian hidangan ini.

“Amino Acid: Sazae linguine” menampilkan sazae yang berdaging dan manis yang disiapkan dengan gaya saus Genovese. Saus yang terbuat dari bagian dalam yang beraroma, kaya akan potasium dan magnesium, memberikan hidangan ini kedalaman rasa asin yang khas. “Mineral: Miibai fish and yakokai cartoccio” memasangkan salah satu ikan Okinawa yang berharga dengan yakokai, yang dimasak perlahan dalam kombu dashi hingga empuk. Hidangan ini memberikan protein berkualitas tinggi bersama dengan kekayaan mineral yakokai, membawa yang terbaik dari laut musim semi langsung ke meja.

Hidangan Utama yang Diberi Aksen Aroma Musim Semi

Protein: Beef, shako-gai (giant clam), and arasa (seaweed) bread crumb bake

Rumput laut Asa mencapai puncak panennya di musim semi, menawarkan kelimpahan kalsium dan serat makanan di samping aroma yang khas. Dalam hidangan utama, “Protein: Beef, shako-gai, and arasa bread crumb bake,” fillet daging sapi dilapisi dengan asa dan dipanggang perlahan untuk mengeluarkan aromanya. Saus bening yang dibuat dengan miso Kume-jima mengikat rasa manis dan tekstur kenyal shako-gai (kerang raksasa) dengan fillet daging sapi yang kaya umami, menambahkan kedalaman dan kohesi pada hidangan.

Detail Hidangan

Ryukyu Gastronomia — Hidangan Musim Semi Bellezza

  • Periode: 1 Maret hingga 30 Juni 2026
  • Harga: ¥24.200 per orang (termasuk pajak dan biaya layanan; biaya akomodasi terpisah)
  • Reservasi: Diterima hingga sehari sebelumnya melalui situs web resmi
  • Kelayakan: Hanya untuk tamu hotel
  • Catatan: Hidangan dan bahan-bahan dapat diubah sebagian tergantung ketersediaan.

Executive Chef

Executive Chef Shigeru Masai

Shigeru Masai telah menjabat sebagai Executive Chef HOSHINOYA Okinawa sejak 2021. Ia mencari metode memasak yang mengeluarkan potensi penuh dari setiap bahan dan sangat mementingkan pertemuan dengan bahan-bahan unik di lokasi ini. Di Okinawa, ia telah memperluas keahliannya untuk memasukkan budaya makanan khas wilayah tersebut, mengejar ekspresi kuliner baru setiap hari.

Keahlian Okinawa di Ruang Makan

A dining space that expresses the abundant sea where living creatures dwell

Tableware and art objects by local Okinawan artists accent the meal

Ruang makan memiliki langit-langit tinggi dengan palet warna biru dan putih. Terletak dekat dengan laut tetapi sebagian tertutup daripada terbuka sepenuhnya, ruang tersebut mendorong para tamu untuk mengalihkan perhatian mereka ke meja sambil tetap merasakan kehadiran laut. Peralatan makan yang indah yang dipilih dari bengkel-bengkel di sekitar pulau — termasuk yachimun (tembikar Okinawa), baaki (keranjang rakyat anyaman rumput), dan piring kayu yang dipernis — menciptakan suasana hangat melalui tradisi kerajinan Okinawa.