The Prince Kyoto Takaragaike (Takaragaike, Sakyo-ku, Kota Kyoto, Prefektur Kyoto; Manajer Umum: Hitomi Keisuke) menyiapkan ruang di lobi hotelnya, mulai Sabtu, 1 Agustus hingga Sabtu, 15 Agustus 2026, di mana para tamu dapat mempersembahkan gomagi — batang kayu nazar — untuk "Matsugasaki Myoho", salah satu api dari Kyoto Gozan Okuribi yang dinyalakan di Gunung Nishiyama dan Gunung Higashiyama di distrik Matsugasaki dekat hotel. Bersamaan dengan penerimaan tersebut, hotel menayangkan video yang memperkenalkan "Daimoku Odori" dan "Sashi Odori", tarian yang diwariskan di Matsugasaki dan disebut sebagai tarian Bon tertua di Jepang, memberikan kesempatan kepada tamu yang berkunjung untuk ikut serta dalam salah satu acara tradisional Kyoto dan mempelajari budaya lokal. Ini menandai tahun kelima hotel tersebut mengadakan penerimaan gomagi di lobinya.
Tentang Penerimaan Persembahan Gomagi
Periode penerimaan: 10.00, Sabtu, 1 Agustus – 10.00, Sabtu, 15 Agustus 2026
Lokasi: Lobi hotel (1F)
Persembahan: ¥500 per batang gomagi. Setiap tamu yang mengunjungi hotel dipersilakan untuk memberikan persembahan.

Setiap tahun, lebih dari 400 batang gomagi dipersembahkan, dengan banyak tamu mancanegara juga menaruh minat pada acara tradisional Jepang ini dan ikut serta. Gomagi, yang bertuliskan keinginan dan doa para pengunjung, diserahkan kepada Matsugasaki Risshokai (松ヶ崎立正会), sebuah yayasan berbadan hukum kepentingan publik, dan dibakar di lokasi api unggun untuk "Matsugasaki Myoho" pada hari Kyoto Gozan Okuribi.
Video Matsugasaki Daimoku Odori dan Sashi Odori

The Prince Kyoto Takaragaike bertujuan untuk menghubungkan para tamunya dengan komunitas sekitar, terus membagikan daya tarik tradisi dan budaya Kyoto kepada pengunjung dari Jepang maupun luar negeri.
Tentang Matsugasaki Risshokai
Matsugasaki Risshokai, sebuah yayasan berbadan hukum kepentingan publik yang terdiri dari penduduk setempat, berupaya melestarikan dan mewariskan budaya lokal distrik Matsugasaki — termasuk api unggun Matsugasaki Myoho, bagian dari Kyoto Gozan Okuribi, serta Matsugasaki Daimoku Odori, yang disebut sebagai tarian Bon tertua di Jepang, bersama dengan Sashi Odori.