Sake Kasu Kembali ke Sake — Pabrik Tua dan Pertanian Lokal Luncurkan Junmai Daiginjo “Meguri”

Diterbitkan: 10 Maret 2026
Sake Kasu Kembali ke Sake — Pabrik Tua dan Pertanian Lokal Luncurkan Junmai Daiginjo “Meguri”

Pabrik Nanbu (Nanbu Shuzo-jo, Kota Ono, Prefektur Fukui) akan merilis sake baru pada 17 Maret 2026, yang dikembangkan melalui “Proyek Beras Sake Melingkar” yang dilakukan bekerja sama dengan pertanian lokal Asahi Noen. Sake, junmai daiginjo bernama “Meguri” (廻), mewujudkan konsep mengembalikan produk sampingan pembuatan sake kembali ke tanah dan ke dalam botol berikutnya.

Proyek ini dimulai pada musim semi 2025, melewati tahap penyebaran sake kasu, budidaya padi, panen, dan pembuatan bir — dan sekarang menghasilkan botol pertama.


Sake Kasu Kembali ke Sawah

“Proyek Beras Sake Melingkar” yang Menghubungkan Sumber Daya Lokal

Pabrik Nanbu telah lama menggunakan sake kasu (ampas sake) sebagai bahan untuk acar dan produk makanan, tetapi keinginan untuk mengedarkannya lebih lokal memicu inisiatif baru ini.

Mitra proyek ini adalah Asahi Noen, sebuah pertanian di daerah Warabi, Kota Ono, yang mengkhususkan diri pada beras yang dibudidayakan secara khusus.

Siklusnya bekerja sebagai berikut:

  • Sake kasu dari proses pembuatan bir disebarkan sebagai pupuk di sawah
  • Varietas beras sake “Gohyakumangoku” dibudidayakan di sawah tersebut
  • Beras yang dipanen diseduh di Pabrik Nanbu
  • Sake yang dihasilkan dikembalikan ke masyarakat setempat

Pendekatan ini tidak hanya mempertimbangkan dampak lingkungan tetapi juga bertujuan untuk membentuk model baru yang menghubungkan pertanian regional dengan produksi sake.

Penyebar sake kasu yang dikembangkan sendiri oleh Asahi Noen

Sawah yang dipupuk dengan sake kasu


Petani dan Pembuat Bir Bekerja Berdampingan

Sebagai bagian dari proyek, petani dan pabrik bir berbagi ruang kerja masing-masing. Pada musim gugur 2025, beras sake yang ditanam dengan pupuk sake kasu dipanen. Musim dingin itu, Masakazu Asahi dari Asahi Noen mengunjungi pabrik bir untuk mengambil bagian dalam proses pembuatan bir menggunakan beras yang telah ia tanam sendiri.

Dengan menyatukan produsen beras dan pembuat sake dalam ruang yang sama, proyek ini bertujuan untuk mempersempit jarak antara pertanian padi dan pembuatan sake.


Tentang Junmai Daiginjo “Meguri”

Sake pertama yang muncul dari proyek ini adalah junmai daiginjo “Meguri” (廻). Nama ini mengandung arti “orang, beras, dan sake berputar kembali satu sama lain.”

Botol dan label juga mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan, menggabungkan botol ramah lingkungan, label kertas daur ulang, dan pencetakan tanpa air.

Botol ramah lingkungan, label kertas daur ulang, dan pencetakan tanpa air


Detail Produk

Nama: Junmai Daiginjo Meguri (廻)

Beras: 100% Gohyakumangoku (ditanam dengan pupuk sake kasu)

Rasio Pemolesan (Seimaibuai): 50%

Alkohol: 16%

Volume: 720ml

Harga: ¥2.200 (termasuk pajak)

Tanggal Rilis: 17 Maret 2026 (Selasa)

Tersedia Di: Pengecer resmi Hanagaki, toko yang dikelola langsung oleh Hanagaki, dan toko online resmi

Kemasan: Botol ramah lingkungan, label kertas daur ulang, pencetakan tanpa air

Jumlah terbatas. Rilis berikutnya direncanakan pada bulan Maret tahun depan.


Visi untuk Masa Depan

Proyek ini lebih dari sekadar pengembangan produk — ia bertujuan untuk membangun model melingkar yang menghubungkan pertanian, pembuatan sake, dan sumber daya lokal. Pabrik Nanbu bermaksud untuk melanjutkan pengejaran produksi sake berkelanjutan dalam kemitraan dengan masyarakat setempat.