Toko Utama Funabashiya di Kameido Memungkinkan Pelanggan Menumbuk Wijen Sendiri untuk Kuzumochi Musim Panas

Diterbitkan: 31 Agustus 2026
Toko Utama Funabashiya di Kameido Memungkinkan Pelanggan Menumbuk Wijen Sendiri untuk Kuzumochi Musim Panas

Funabashiya, produsen kuzumochi dan anmitsu, menyajikan kuzumochi musiman baru khusus untuk makan di tempat di Toko Utama Kameido Tenjin-mae: Kuzumochi Furyu Kurabe Musim Panas – Wijen Sangrai dan Sudachi.

Hidangan ini merupakan bagian dari Furyu Kurabe, sebuah seri yang mengekspresikan furyu — yaitu kepekaan khas Jepang dalam menemukan keindahan di alam dan pergantian musim — melalui kuzumochi yang dipadukan dengan bahan-bahan yang berkaitan dengan setiap waktu dalam setahun.

Untuk musim panas, Funabashiya memilih wijen sangrai yang harum bersanding dengan aroma sudachi yang segar dan tajam.

Pelanggan menumbuk sendiri wijen sangrai di dalam cobek kecil di meja, dan hidangan ini diselesaikan dengan taburan ringan parutan kulit sudachi.

Aroma wijen yang baru ditumbuk berpadu dengan wangi segar sudachi dalam sajian kuzumochi yang dirancang khusus untuk musim ini. Lebih dari sekadar rasa, hidangan ini dimaksudkan untuk dinikmati dengan kelima indra — melalui proses menumbuk, aromanya, dan akhirnya rasanya — sebagai cara untuk merasakan esensi furyu pada musim panas di Jepang.

Furyu Kurabe Mengekspresikan Empat Musim Jepang Melalui Kuzumochi

Furyu menggambarkan kepekaan khas Jepang — menemukan dan menikmati keindahan di alam serta pergantian musim.

Furyu Kurabe memungkinkan para tamu untuk merasakan kepekaan tersebut melalui kuzumochi khas Funabashiya, yang dipadukan dengan bahan-bahan yang berubah mengikuti musim.

Bahan-bahan dan cara penyajiannya berubah untuk musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin, menawarkan momen untuk merasakan musim tersebut melalui aroma dan proses penyajian, serta melalui rasanya.

Aroma Wijen yang Baru Ditumbuk

Inti dari edisi Furyu Kurabe ini adalah langkah tambahan di mana pelanggan menumbuk wijen sendiri.

Wijen sangrai disajikan di meja di dalam cobek, dan proses menumbuknya secara perlahan akan melepaskan aromanya.

Alih-alih menyajikan wijen yang sudah ditumbuk sebelumnya, wijen ditumbuk tepat sebelum disantap, langsung di meja pelanggan.

Langkah tambahan tersebut, bersama dengan aroma wijen yang baru ditumbuk, merupakan bagian dari pengalaman menikmati kuzumochi ini.

Sentuhan Akhir yang Menyegarkan dari Sudachi

Bahan utama lainnya adalah sudachi, yang dihargai karena aroma jeruknya yang menyegarkan.

Parutan kulit sudachi ditaburkan tipis di atas kuzumochi sebagai sentuhan akhir.

Aroma jeruknya sudah tercium bahkan sebelum gigitan pertama, menambahkan aksen segar pada wangi wijen sangrai.

Wijen sangrai yang harum dan sudachi yang menyegarkan — dua aroma kontras yang dinikmati bersama dengan kuzumochi — menciptakan kombinasi musim panas yang pas.

Melihat, menumbuk, menghirup aroma, lalu mencicipi: hidangan ini membawa rasa sejuk khas Jepang yang telah lama dijunjung ke dalam satu porsi kuzumochi.

Kuzumochi dalam Furyu Kurabe Era Edo

Nama Furyu Kurabe memiliki cerita yang terikat dengan sejarah Funabashiya sendiri.

Sebuah lembaran berita kawaraban dari awal era Meiji yang berjudul Oedo Furyu Kurabe memeringkat spesialisasi terkenal di Edo, dan memasukkan Kameido Kuzumochi (久寿餅) – Funabashiya di dalamnya.

Funabashiya telah membuat kuzumochi sejak didirikan di kawasan Kuil Kameido Tenjin pada tahun 1805, sebuah sejarah yang membentang selama 221 tahun.

Kuzumochi yang pernah masuk peringkat dalam Furyu Kurabe bersejarah itu kini kembali sebagai Furyu Kurabe modern yang dibangun di sekitar kenikmatan empat musim.

Melalui satu hidangan penutup, Funabashiya meneruskan kuzumochi yang berakar pada periode Edo sekaligus tradisi panjang Jepang dalam menikmati pergantian musim.

Ringkasan

Produk: Kuzumochi Furyu Kurabe Musim Panas – Wijen Sangrai dan Sudachi

Tersedia: Mulai 1 September 2026, selama persediaan masih ada

Harga: ¥1.000 (termasuk pajak)

Toko: Toko Utama Funabashiya Kameido Tenjin-mae, khusus makan di tempat

Kuzumochi Furyu Kurabe Musim Panas, disajikan dengan wijen sangrai dan sudachi