Mesin Penjual Otomatis Anko 24 Jam Dipasang di Toko Selai Kacang Legendaris di Morishita, Tokyo

Diterbitkan: 13 Juni 2026
Mesin Penjual Otomatis Anko 24 Jam Dipasang di Toko Selai Kacang Legendaris di Morishita, Tokyo

Sebuah mesin penjual otomatis anko (selai kacang manis) berpendingin telah dipasang di luar Kinoshita Seianjo, pembuat selai kacang legendaris di Morishita, Kota Koto, Tokyo. Mesin ini beroperasi 24 jam sehari, membuat anko segar buatan toko tersebut tersedia bagi pelanggan di luar jam kerja normal.

Tantangan Jam Buka yang Terbatas

Kinoshita Seianjo telah memproduksi anko di Morishita, Kota Koto, sejak didirikan pada tahun 1949. Kini di generasi keempat, toko tersebut terus mengejar cita rasa alami kacang mereka menggunakan metode yang diwariskan turun-temurun oleh keluarga. Selain memasok anko dalam jumlah besar ke toko wagashi dan produsen roti, toko ini telah lama menjual langsung ke pelanggan lokal di konter.

Namun, penjualan di toko terbatas pada jam buka, yang berarti calon pelanggan saat jam makan siang, di akhir pekan, atau pada hari saat toko tutup sering kali tidak bisa membelinya. Kesenjangan ketersediaan ini menjadi tantangan yang berkelanjutan.

Toko Kinoshita Seianjo dan produk anko

Membuat Anko Lebih Mudah Diakses

Mesin penjual otomatis ini muncul dari keinginan sederhana: agar orang-orang dapat menikmati anko dengan lebih bebas — dalam perjalanan pulang kerja, saat jalan-jalan, atau di pagi hari akhir pekan yang santai — kapan pun keinginan untuk makan muncul. Toko tersebut juga berharap dapat menangkap permintaan yang terkait dengan acara musiman seperti liburan Tahun Baru dan periode ekuinoks Buddha, serta memperkenalkan produknya kepada audiens yang lebih luas.

Produk anko yang tersedia di mesin penjual otomatis

Berpendingin dan Siap untuk Pembayaran Non-Tunai bagi Penjualan Sepanjang Waktu

Mesin yang dipasang menjaga produk tetap dingin untuk melindungi kualitas anko yang lembut, sekaligus mendukung penyesuaian suhu. Mesin ini menerima uang tunai serta kartu kredit, uang elektronik, dan pembayaran kode QR, menawarkan pengalaman pembelian yang mudah kapan saja.

Bagian luar mesin penjual otomatis

Mesin penjual otomatis dengan produk yang dipajang

Desain yang Membaur dengan Lingkungan Sekitar

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Morishita dan Kiyosumi-Shirakawa telah menarik perhatian sebagai lingkungan yang menjadi rumah bagi kafe, galeri, dan museum. Kinoshita Seianjo telah lama menghargai hubungannya dengan lanskap jalanan yang terus berkembang ini sambil tetap berakar pada tradisi.

Dengan semangat itu, mesin penjual otomatis dirancang agar berada dengan tenang di lingkungan sekitar daripada mencolok. Bungkusnya menggabungkan logo toko di samping ilustrasi kontemporer yang mudah didekati. Kedua sisi mesin memiliki desain yang berbeda — satu dalam bahasa Jepang, yang lainnya dalam bahasa Inggris — dan seekor uguisu (burung pengicau Jepang) kecil, simbol toko, terselip dalam karya seni tersebut sebagai penemuan kecil yang bisa dinikmati oleh orang yang lewat.

Desain mesin penjual otomatis — sisi bahasa Jepang

Desain mesin penjual otomatis — sisi bahasa Inggris

Informasi Toko

Panduan Wisata Terkait

Fukagawa Meshi: Nasi dengan Kerang dan Kaldu, Hidangan Tradisional Tokyo
Tokyo

Fukagawa Meshi: Nasi dengan Kerang dan Kaldu, Hidangan Tradisional Tokyo

Apa itu Fukagawa-meshi (深川めし)? “Fukagawa-meshi” adalah hidangan lokal yang berasal dari daerah Fukagawa di Tokyo, yang mencakup daerah Monzen-Nakacho (門前仲町), Kiyosumi-Shirakawa (清澄白河), dan Kiba (木場) saat ini. Hidangan ini telah diakui sebagai salah satu dari 100 hidangan lokal oleh Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Daerah Fukagawa dulunya berkembang sebagai kota nelayan, […]

#Donburi / Mangkuk Nasi #Makanan & Minuman +3 lagi
Pameran Makanan Niigata di Hotel Metropolitan Takasaki (1 Juli hingga 31 Agustus 2026) — Hidangan Laut Segar yang Dikirim dengan Shinkansen untuk Acara Dapur Langsung Sushi
Gunma

Pameran Makanan Niigata di Hotel Metropolitan Takasaki (1 Juli hingga 31 Agustus 2026) — Hidangan Laut Segar yang Dikirim dengan Shinkansen untuk Acara Dapur Langsung Sushi

Restoran Brasserie Laurier di Hotel Metropolitan Takasaki di Gunma akan menyelenggarakan "Pameran Makanan Niigata" mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026. Prasmanan makan siang ini menampilkan bahan-bahan pilihan dari wilayah Chuetsu — termasuk daging babi Tsumari, daging sapi wagyu Niigata, dan hidangan laut lokal. Pada dua hari spesial, ikan segar yang ditangkap di perairan Pulau Sado akan dikirim ke Takasaki menggunakan Shinkansen dan disajikan sebagai nigiri sushi di dapur langsung.

#Berita #Acara +9 lagi