Grand Prince Hotel Hiroshima akan Menyelenggarakan Makan Malam Pairing Sake bersama Pabrik Sake Peraih Penghargaan, Hayashi Shuzo

Diterbitkan: 8 September 2026
Grand Prince Hotel Hiroshima akan Menyelenggarakan Makan Malam Pairing Sake bersama Pabrik Sake Peraih Penghargaan, Hayashi Shuzo

Grand Prince Hotel Hiroshima (Motoujina-cho, Minami-ku, Kota Hiroshima, General Manager Haruo Hirase), sebuah resor yang dikelilingi oleh langit dan laut, menyelenggarakan acara makan malam satu malam saja, "Hiroshima Fine Sake & Fine Food: A Pairing Dinner," pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026, di Main Banquet Hall "Setouchi" di lantai dua hotel.

Konsepnya adalah "Gastronomi Laut Pedalaman Seto yang Dirajut oleh Executive Chef Masahiro Nishisaka." Ini menandai acara makan malam pertama dari Nishisaka, yang menjadi executive chef hotel sejak April lalu, menampilkan hidangan yang memaksimalkan bahan-bahan dari Laut Pedalaman Seto dan Hiroshima. Dari sisi minuman, hotel berkolaborasi dengan Hayashi Shuzo, pabrik sake di Kurahashi-cho, Kota Kure, Prefektur Hiroshima, yang memenangkan penghargaan Trofi tertinggi dalam kategori Flavoured Sake di divisi SAKE pada International Wine Challenge (IWC), yang dikenal sebagai salah satu kompetisi anggur terbesar di dunia. Para tamu dapat menikmati pairing dari produk pemenang penghargaan pabrik tersebut, "Mitani Haru Umeshu 'Jun'", dan sake lainnya dari lini Mitani Haru bersama dengan menu kursus yang disajikan.

Pada malam tersebut, toji (pembuat sake ahli) dari Hayashi Shuzo, Eiji Hirata, dan Executive Chef Nishisaka juga dijadwalkan untuk berbincang mengenai sake dan makanan, melengkapi pengalaman satu malam yang berfokus pada cita rasa sake dan masakan Hiroshima.

Hiroshima Fine Sake & Fine Food Pairing Dinner: Ikhtisar

Tanggal

Sabtu, 3 Oktober 2026

Waktu

19.00 dan seterusnya (resepsi mulai pukul 18.30)

Tempat

Main Banquet Hall "Setouchi," lantai 2

Harga

¥15.000 per orang

Termasuk

Full-course dinner ditambah pairing sake

*Diperlukan reservasi sebelumnya. *Tamu mungkin ditempatkan bersama pihak lain. *Semua gambar hanya untuk tujuan ilustrasi. *Harga sudah termasuk menu full-course, minuman pairing, biaya layanan, dan pajak konsumsi. *Untuk alergi makanan, restoran dan ruang perjamuan hotel hanya dapat mengakomodasi 8 alergen utama (udang, kepiting, kenari, gandum, soba, telur, susu, dan kacang tanah); tamu yang memerlukan akomodasi alergen diminta untuk memberi tahu pihak hotel sebelumnya. *Detail dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada keadaan.

Menu

Amuse-Bouche

Krim udang dan sayuran Setouchi, dengan sablé jamur maitake Megahira yang harum

Cold Appetizer

Salmon Hiroshima yang dimarinasi dengan lemon Hiroshima dan garam laut Kamagari, dengan saus ikan "colatura" dan saus bulu babi, diselesaikan dengan lemon hijau dari Doi Farm di Pulau Osakishimojima

Soup

Sup ayam kampung "Koi" Higashi-Hiroshima dan sayuran akar yang dipanggang dalam pastri

Fish Course

Roulade ikan lidah merah Setouchi dan jamur Matsu Kinoko, dengan saus yang dibuat menggunakan sake junmai Mitani Haru

Main Dish

Daging babi Seto Mochibuta yang diberi sentuhan ala Tiongkok, disandingkan dengan paha dalam Wagyu yang dimasak sous-vide dengan sentuhan horseradish, disajikan dengan tiga jenis kentang dan panggang gaya Old Nanatsuka

Dessert

Blancmange dan es krim yang dibuat dengan susu pasteurisasi suhu rendah milik Masahiko Kubo dari Sagotani Farm, disajikan dengan gaya sup buah, diberi aksen jeli umeshu Mitani Haru

Coffee

Kopi racikan yang terinspirasi oleh Laut Pedalaman Seto, wilayah penghasil jeruk yang terkenal

*Bahan-bahan dan menu dapat berubah tergantung ketersediaan.

Tentang Hayashi Shuzo dan Executive Chef Masahiro Nishisaka

Hayashi Shuzo

Pabrik sake yang sudah lama berdiri di Kurahashi-cho, Kota Kure, Prefektur Hiroshima, didirikan pada tahun 1806.

Merek unggulannya, "Mitani Haru," mengambil namanya dari air yang mengalir dari tiga lembah, disaring melalui tanah berbasis granit di Pulau Kurahashi.

Pabrik ini memegang teguh semangat "hyakushi-senkai" (seratus percobaan, seribu penyempurnaan) dan kerajinan tangan, terlibat secara cermat dalam setiap langkah, mulai dari mencuci beras dan mengolah koji hingga memeras sake.

Masahiro Nishisaka

Lahir di Kota Akitakata, Prefektur Hiroshima. Setelah menjabat sebagai executive chef di hotel-hotel di Kota Hiroshima, ia bergabung dengan Grand Prince Hotel Hiroshima pada tahun 2021.

Ia terlibat dalam menyiapkan hidangan yang disajikan pada KTT G7 Hiroshima pada Mei 2023, dan menjadi Executive Chef Grand Prince Hotel Hiroshima pada tahun 2026.

Penghargaan

  • FHA2014 Singapore International Culinary Challenge, Tim Nasional Jepang: medali perak dalam hidangan dingin dan hidangan panas
  • 2017: Penghargaan Layanan Khusus, FBO (Federation of Beverage/Food Professional Organizations), sebuah NPO bersertifikat
  • 2024: Medali Emas Akademi, All Japan Chef's Association