Dominique Bouchet Tokyo Menggelar Makan Malam Istimewa Bersama Produser Anggur Simon Bize – Dua Hari Bersama Chisa Bize

Diterbitkan: 3 Juni 2026
Dominique Bouchet Tokyo Menggelar Makan Malam Istimewa Bersama Produser Anggur Simon Bize – Dua Hari Bersama Chisa Bize

Dominique Bouchet Tokyo, restoran Prancis berbintang Michelin di Ginza, akan menyelenggarakan makan malam istimewa pada tanggal 17 dan 18 Juli 2026, yang berfokus pada Domaine Simon Bize — salah satu produser paling ternama di Burgundy. Chisa Bize, pemilik dan direktur domaine yang berasal dari Jepang, akan hadir secara langsung untuk menemui para tamu dalam kedua acara tersebut.

Gambaran Umum Acara

Tanggal dan Waktu:

  • 17 Juli 2026 (Jumat) – Makan Malam: Pintu dibuka pukul 18.30 / Dimulai pukul 19.00
  • 18 Juli 2026 (Sabtu) – Makan Siang: Pintu dibuka pukul 11.30 / Dimulai pukul 12.00

Lokasi: Dominique Bouchet Tokyo, Fukujin Building 2F, 1-5-6 Ginza, Chuo-ku, Tokyo

Harga: ¥40.000 per orang (termasuk makanan, minuman, pajak konsumsi, dan biaya layanan)

Reservasi: Tel. 03-6264-4477 / Email: info@dominique-bouchet.jp

Tamu Kehormatan: Chisa Bize, Pemilik dan Direktur Domaine Simon Bize

Anggur yang Disajikan

Sampanye

Pierre Mignon Blanc de Blancs Grand Cru "Sélection DB"

Anggur Putih

  • 2022 Bourgogne Blanc Les Champlains
  • 2014 Savigny-lès-Beaune 1er cru aux Vergelesses

Anggur Merah

  • 2018 Savigny-lès-Beaune 1er cru aux Vergelesses
  • 2016 Savigny-lès-Beaune 1er cru aux Vergelesses
  • 2014 Savigny-lès-Beaune 1er cru aux Vergelesses

Menu Kursus

Hidangan kursus di Dominique Bouchet Tokyo

  • Petit salé (Amuse-bouche sampanye)
  • Amuse-bouche – Cannelloni ikan trout marinasi dengan jeruk dan kaviar (Cannellonis de truite marinée aux agrumes et caviar)
  • Hidangan Pembuka – Terrine belut dan foie gras (Terrine anguille et foie gras)
  • Hidangan Ikan – Turbot dalam Comté viennoise dengan saus Dugléré (Turbot en viennoise de comté, sauce Dugléré)
  • Hidangan Utama – Bebek panggang dengan saus empat lada (Canard rôti, sauce aux quatres poivres)
  • Hidangan Penutup – Mousse cokelat (Dessert au chocolat)
  • Mignardises (kopi dan petit fours)

Tentang Chisa Bize

Chisa Bize, pemilik Domaine Simon Bize

Chisa Bize memimpin Domaine Simon Bize, salah satu perkebunan anggur paling terkemuka di Burgundy. Berasal dari Jepang dan sebelumnya bekerja di dunia perbankan, ia pindah ke Burgundy setelah menikah dengan Patrick Bize pada tahun 1998. Ia menghabiskan bertahun-tahun bekerja berdampingan di perkebunan, mengembangkan keahlian mendalam dalam pembuatan anggur. Setelah Patrick meninggal dunia secara mendadak pada tahun 2013, ia mengambil alih kepemimpinan domaine tersebut, melanjutkan visi suaminya dengan pendekatan yang penuh pertimbangan. Pada tahun 2008, atas inisiatifnya, domaine ini beralih ke pertanian biodinamik — sebuah filosofi bekerja selaras dengan alam yang telah membantu melestarikan dan menyempurnakan gaya khas Simon Bize yang elegan dan presisi.

Acara ini menawarkan kesempatan langka bagi para tamu untuk mendengarkan langsung dari Chisa Bize, saat ia berbagi cerita dan wawasan mengenai anggur yang ia produksi.

Tentang Domaine Simon Bize

Perkebunan anggur Domaine Simon Bize

Didirikan pada tahun 1880 dan berbasis di Savigny-lès-Beaune, Domaine Simon Bize adalah salah satu produser Pinot Noir dan Chardonnay paling dihormati di Burgundy. Pada tahun 1950, Simon Bize generasi ketiga mulai membotolkan anggurnya di perkebunan, sebuah langkah berwawasan ke depan yang membuat domaine ini mendapatkan pengakuan abadi di kalangan koki, sommelier, dan penggemar anggur di seluruh dunia. Anggur Simon Bize sering kali digambarkan dengan kata "elegan" — anggur putihnya membawa transparansi, keasaman yang cerah, dan mineralitas, sementara anggur merahnya menawarkan struktur yang lembut dan kekuatan internal yang halus.

Tentang Lokasi

Interior Dominique Bouchet Tokyo

Dominique Bouchet Tokyo dibuka di Ginza pada tahun 2013 di bawah asuhan koki Dominique Bouchet, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala koki di restoran berbintang tiga Michelin di Prancis. Restoran ini menata ulang masakan Prancis klasik untuk meja makan modern — memanfaatkan teknik tradisional sambil memadukan bahan-bahan musiman Jepang. Restoran ini telah mempertahankan posisinya dalam Michelin Guide Tokyo sejak dibuka.